Breaking News:

Pertamina dan Pemkab Lembata Beri Perhatian Khusus Harga di Lembaga Penyalur Tidak Resmi

Pertamina dan Pemkab Lembata Beri Perhatian Khusus Harga di Lembaga Penyalur Tidak Resmi

Penulis: F Mariana Nuka | Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA
Ilustrasi penyaluran distribusi BBM di NTT 

Pihak Pertamina dan Pemkab Lembata Beri Perhatian Khusus Harga di Lembaga Penyalur Tidak Resmi

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pertamina memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak ( BBM) di Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT).

Unit Manager Communication and CSR Pertamina Marketing Region Jatimbalinus, Deden Idhani menyampaikan bahwa suplai dan penyaluran BBM ke Pulau Lembata tidak ada kendala dan sudah pulih pasca bencana banjir bandang beberapa waktu yang lalu.

"Pengiriman BBM ke Pulau Lembata menuju tiga SPBU dan satu agen minyak Tanah sudah rutin seperti sedia kala saat sebelum terjadi bencana. SPBU serta agen minyak tanah sudah beroperasi normal dalam melayani kebutuhan masyarakat di daerah tersebut," kata Deden dalam rilisnya, Rabu (14/4/2021).

Baca juga: Promo Hypermart Weekday 13-15 April 2021, Biskuit Khong Guan 650gr Cuma Rp 41 Ribuan, Buah Murah

Baca juga: Pengurus DPC PKB Belu Solid Dukung Muhaimin, Pengurus Diminta Jangan Coba-coba Manuver

Deden menjelaskan, informasi yang beredar di masyarakat bahwa ada harga yang melambung tinggi di pengecer BBM akibat antrian yang terjadi di sejumlah SPBU di Lembata yang membuat masyarakat khawatir kesulitan mendapatkan BBM perlu diluruskan sesuai dengan fakta yang ada di lapangan.

Menurutnya, jumlah rata-rata penyaluran setiap harinya sebanyak 30 Kilo Liter (KL). Jumlah total penyaluran multi produk, baik Premium, Pertalite, Biosolar, Dexlite, dan Minyak Tanah ini sudah kembali normal sama seperti saat belum terjadi bencana.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTT, Isyak Nuka pun menyampaikan, jika ketersediaan stok produk BBM di SPBU cukup dan layanan sudah kembali normal maka harga jual BBM untuk masyarakat di pengecer BBM seharusnya tidak perlu melambung.

Baca juga: Sejak 1 April 2021, Dukcapil Ngada Belum Dapat Melayani Pengurusan Dokumen Kependudukan

Baca juga: Kapal Berbendera Australia Bagi Bantuan di Sabu Raijua, Ini Penjelasan Pemprov NTT

"Perlunya peran aktif lintas instansi dalam memperhatikan harga eceran BBM di lembaga penyalur yang tidak resmi (selain Pertamina), SKPD terkait dan aparat penegak hukum perlu ikut turun langsung untuk menertibkan harga eceran BBM di masyarakat," sambung Isyak.

Pertamina pun mengimbau agar masyarakat membeli BBM dalam jumlah yang cukup sesuai dengan kebutuhan. Pertamina akan terus menjamin ketersedian BBM bagi masyarakatLembata, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terjadi kesulitan memperoleh BBM di SPBU.

Guna mendukung pengembangan pelayanan penyaluran dan distribusi energi yang dilakukan oleh Pertamina, masyarakat juga dapat berpartisipasi apabila menemukan kendala dalam memperoleh BBM di SPBU Pertamina di wilayahnya agar langsung menghubungi Pertamina Call Center 135. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Intan Nuka)

Berita-berita Pertamina

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved