Selasa, 5 Mei 2026

Bencana Alam NTT

Warga Gotong Royong Perbaiki 75 Rumah Rusak di Kelurahan Oesapa

Sebanyak 75 rumah warga RT 38 RW 12, Kelurahan Oesapa, rusak dihantam badai.Demikian diungkapkan ketua RT 38, Kelurahan Oesapa,

Tayang:
Penulis: Michaella Uzurasi | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/MICHAELLA UZURASI/
Kondisi rumah warga RT 38 RW 12 Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang. Ketua RT 38 sedang mendata  

Warga Gotong Royong Perbaiki 75 Rumah Rusak di Kelurahan Oesapa

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Sebanyak 75 rumah warga RT 38 RW 12, Kelurahan Oesapa, rusak dihantam badai.

Demikian diungkapkan ketua RT 38, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Cyprianus Bana, pada Minggu (11/04/2021).

"75 itu sudah termasuk kos - kosan yang ada di sekitar sini, dan pemiliknya juga di sini. Kalau rumah warga itu 56 yang rusak," katanya.

Baca juga: Pasca Badai Seroja Menerjang Kota KASIH, Posko Pengungsian di Kota Kupang Sudah Kosong 

Terkait kerusakan yang dialami warga, Bana mengatakan, warganya sudah bergotong - toying memperbaiki rumah - rumah yang rusak diterjang badai.

"Dari 102 KK di RT ini, semua rumah itu hanya ada 7 yang selamat di sini. Ada yang satu rumah 2 KK jadi jumlah rumah di sini tidak sampai 102," ungkapnya.

Bana mengungkapkan, sejak badai tanggal 4 lalu, warga langsung bergotong royong dari rumah ke rumah untuk bekerja memperbaiki rumah - rumah warga.

"Jadi kalau ada yang ringan itu kerja sendiri, yang berat kita gotong royong," ujarnya.

Meskipun demikian, lanjut Bana, hingga sekarang banyak rumah yang belum diperbaiki karena keterbatasan bahan seperti kayu, seng dan paku. 

"Ada seng yang bisa kita paku kembali, kita paku kembali, ada juga yang lem," ungkapnya. 

Sejauh ini, ketika ada satu dua warga yang membeli seng, Bana mengungkapkan, harga seng masih stabil, berkisar Rp.52.000 hingga Rp. 54.000 per lembar.

RT 38 yang wilayahnya di atas bukit membuat rumah - rumah warga rentan terkena serangan badai. Beberapa rumah atapnya terangkat total dan angin menghempaskannya jauh dari rumah warga.

Lanjut Bana, hingga saat ini belum ada satupun bantuan yang datang.

Baca juga: Simak Yuk, Update Data Bencana Badai Seroja di Nusa Tenggara Timur, Data Terbaru

"Untuk bantuan sampai saat ini belum ada. Belum ada yang datang menyentuh kita di sini bahwa seperti apa, hanya karena kita tahu ini bencana makanya kita data saja," kata Bana.

"Dari Lurah segera (minta) untuk kita masukkan data sehingga hari Selasa pagi itu saya punya data sudah masuk ke Kelurahan," tambahnya. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved