Breaking News:

Bencana Alam Kupang

Pemkot Kupang Beri Stimulus Warga Terdampak Bencana Sebesar 50 Juta, Siapkan Datanya

Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang akan menyalurkan stimulus bagi warga yang terdampak bencana dengan nominal Rp 50 juta berda

istimewa
Assisten II Pemkot Kupang, Edy Wairata.  

POS-KUPANG.COM | KUPANG -Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang akan menyalurkan stimulus bagi warga yang terdampak bencana dengan nominal Rp 50 juta berdasarkan kategori kerusakan. 

Asisten II Pemkot Kupang, Edi Wairata, mengatakan, pemkot telah membuka dua posko utama penanganan bencana yang di pimpin langsung oleh Walikota Kupang, dan ketua pelaksana hariannya, Sekda dan Dandim.

"Ini sesuai instruksi Bapa Presiden. Posko ini, nanti sebagai pusat informasi serta segala kebijakaan terkait kegiatan penangaan bencana ini," ujarnya usai rapat koordinasi Forkompimda di rumah jabatan Sekretariat Daerah (Sekda) Kota Kupang, Rabu, 7 April 2021.

Dua posko yang dibuka Pemkot, berada di rumah jabatan sekda dan di kantor 
 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang. 

Baca juga: Isu Tsunami, Kepala Istri Benjol di Hajar Suami karena Terlambat Bangun dan Lari Tinggalkan Rumah

Menurut Wairata, tim ini, juga akan memiliki tim verifikasi yang bertugas mendata kerusakan-kerusakan yang terjadi akibat bencana itu.

Baca juga: Hati-Hati, Daerah di NTT Bakal Terjadi Hujan Sedang Hingga Lebat Disertai Petir Angin Kencang, Info

Ia menerangkan, pemerintah telah membuat form yang sudah dibagikan ke masing-masing kecamatan untuk mendata ulang kerusakan-kerusakan sekaligus mengecek atas laporan kerugian dari warga. 

Dikatakannya, hal ini sangat penting bagi pemerintah agar mendapat data pasti kerusakan rumah-rumah warga, fasilitas publik maupun rumah ibadah, agar mempermudah distribusi bantuan yang benar tepat sasaran. 

Ia merincikan, penyaluran bantuan sesuai  kategori kerusakan yakni, bagi kerusakan ringan akan diberi stimulus sebesar Rp 10 juta, rusak sedang Rp 25 juta dan rusak berat sebesar Rp 50 juta. 

"Ini hanya stimulus, bukan membantu membangunnya secara keseluruhan, atau membangun sebuah rumah lagi," pungkasnya. 

Sementara itu, kepala Dinas Sosial Lodwik Djung Lape mengatakan, pemerintah akan membuka dapur umum sesuai penyebaran tempat-tempat pengungsian yang berjumlah 803 orang.

10 titik tempat pengungsian kata dia, antara lain kantor BPBD Kota, Gereja Elim Oesapa, Gereja Betlehem Oesapa, Sekretariat GMKI, SD Oeba II dan III, Gereja Ebenesher Oeba. Sebagian juga mengungsi di rumah Keluarga Maupun tetangga. Bantuan yang disalurkan berupa sembako selimut dan terpal.

"Setelah angaran BTT disalurkan, barulah diperluas ke warga-warga yang terdampak bencana," sebutnya. (Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi)

Assisten II Pemkot Kupang, Ely Wairata. 
Assisten II Pemkot Kupang, Ely Wairata.  (istimewa)

Baca juga: Pelatih Anyar Dragan Janjikan Laga PSIS vs PSM Makassar di 8 Besar Piala Menpora Cantik, Strategi

Baca juga: Pemain Anyar Maung Dinanti Bobotoh Saat Persib Tampil, Ikut Latihan, Belum Main Saat di Sleman

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved