Breaking News:

Ini Penegasan Wakil Ketua DPRD TTS Minta Pemda Serius Tangani Korban Bencana Banjir, Simak Infonya

Wakil Ketua DPRD TTS, Yusuf Soru meminta Pemda TTS untuk serius menangani para korban banjir di Desa Bena, Kecamatan Amanuban Selatan

Ini Penegasan Wakil Ketua DPRD TTS Minta Pemda Serius Tangani Korban Bencana Banjir, Simak Infonya
POS-KUPANG.COM/DION KOTA
Wakil Ketua DPRD TTS, Yusuf Soru

Laporan Reporter Pos-Kupang. Com, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | SOE - Wakil Ketua DPRD TTS, Yusuf Soru meminta Pemda TTS untuk serius menangani para korban banjir di Desa Bena, Kecamatan Amanuban Selatan. Permintaan ini disampaikan usai beberapa waktu lalu dirinya meninjau langsung para korban banjir yang ditempatkan di kantor Desa Bena. 

" Waktu saya berkunjung ke tempat pengungsian di kantor desa, saya melihat sendiri bagaimana penderitaan para pengungsi. Harus tidur berhimpitan dengan beralaskan tarpal.  Sudah begitu MCK hanya satu sedangkan pengungsi mencapai 700 lebih. Belum lagi dapur umum yang hanya memiliki dua kompor," ungkap Yusuf kepada Pos-Kupang. Com, Kamis (8/4/2021).

Dalam kunjungan tersebut lanjut Yusuf, dirinya tidak menemukan adanya petugas dari BPBD maupun petugas dari Dinas Sosial. Oleh sebab itu, dirinya berharap petugas dari Dinas BPBD, Sosial dan Petugas Kesehatan bisa stand by berada di lokasi pengungsian.

"  Kita berharap harus ada pos petugas kesehatan di Posko pengungsian karena di situ banyak anak kecil. Petugas dinas sosial dan BPBD juga harus stand by berada di posko pengusaha. Prinsipnya kita ingin agar para korban bisa nyaman berada di Posko pengungsian," ujarnya.

Dirinya memberikan apresiasi yang tinggi kepada pihak TNI-POLRI yang begitu sigap dalam menangani para korban banjir di desa Bena. Mulai dari melakukan evakuasi, mendirikan dapur umum hingga memberikan bantuan sembako untuk para korban.

" Terima kasih dan apresiasi yang tinggi saya berikan kepada Kodim dan Polres TTS dalam penanganan banjir di Bena," pungkasnya.

PLT Kepala BPBD Kabupaten TTS, Yeri Nakamnanu mengatakan, hari ini pihaknya sudah membangun tambah MCK di lokasi pengisian. 

Baca juga: Berikut Update Data Jumlah Korban Bencana ALam NTT Secara Keseluruhan, Ini Penjelasan Pemerintah 

Dirinya mengaku, pihaknya mengalami keterbatasan jumlah personil dan juga terkendala jaringan telekomunikasi karena jaringan di lokasi bencana sangat buruk.

" Personil kita yang ASN hanya 15 orang, 9 laki-laki dan 6 perempuan. Dua di antaranya sudah tua ditambah 6 tenaga kontrak. Jaringan komunikasi di lokasi bencana juga sangat buruk sehingga kita kesulitan melakukan koordinasi. Untuk diketahui pula, lokasi bencana di kabupaten bukan hanya satu titik sehingga petugas kita harus bolak-balik dari satu titik ke titik lain," ujarnya.

Terkait data dampak bencana di TTS, Yeri meminta awak media untuk mengkonfirmasi asisten II Setda TTS, Edison Sipa sebagai juru bicara Pemda TTS khusus bencana. 

Sementara itu, Edison Sipa yang dihubungi via WhatsApp mengaku sedang berada di Kolbano dan berjanji akan memberikan data dampak bencana dan penanganannya pada esok, Jumat (9/4/2021).
" Besok jam 8 pagi kita ketemu di ruangan saya ya. Nanti seluruh datanya akan saya kasih," janjinya (din).

Wakil Ketua DPRD TTS, Yusuf Soru
Wakil Ketua DPRD TTS, Yusuf Soru (POS-KUPANG.COM/DION KOTA)

Baca juga: Seranjang 6 Tahun Kok Tak Pernah Hamil, Istri Pingsan Setelah ke Dokter Oh Ternyata Suaminya, Anu

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved