Senin, 13 April 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik, Senin 29 Maret 2021: Kaki Yesus dan Rambut Maria

Semakin dekat ke puncak perayaan paskah, fokus kita harus makin tertuju kepada Yesus.

Editor: Agustinus Sape
Foto Pribadi
RD. Frid Tnopo 

Renungan Harian Katolik, Senin 29 Maret 2021: Kaki Yesus dan Rambut Maria (Yohanes, 12:1-11)

Oleh: RD. Frid Tnopo

POS-KUPANG.COM - Kita telah melewati hampir seluruh masa prapaskah dan kini sudah berada di pekan suci (holy week). Semakin dekat ke puncak perayaan paskah, fokus kita harus makin tertuju kepada Yesus. Segala yang berharga, mulia, mahal dan agung dari kepunyaan kita harus diarahkan semuanya kepada Yesus. Yesus harus menjadi judul hidup kita setiap hari. Hanya melalui Yesus kemanusiaan kita dapat dijabarkan hingga ke seluk beluk yang terdalam.

Maria mengetahui dan melakukannya dengan tepat. Setengah kaki minyak narwastu yang mahal harganya dipakai Maria untuk meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya.

Marta masih sibuk melayani urusan jasmani. Dan jauh lebih buruk, Yudas Iskariot malah masih berkutat pada urusan kemanusiaan yang dimotivasi oleh kerakusan ekonomi akan harta duniawi.

Mengingat paskah Tuhan, Maria rela memberikan yang termahal yang dia punya untuk Yesus. Kita bertanya, mengapa minyak semahal itu dioleskan hanya pada kaki Yesus? Mengapa tidak di kepala atau tangan Yesus yang rasanya lebih terhormat. Ini pemborosan yang tidak pada tempatnya menurut ukuran Yudas Iskariot.

Catatan Injil selanjutnya yang menarik adalah Maria menyekanya dengan rambutnya. Mahkota seorang wanita adalah rambutnya. Dengan tindakan simbolis itu, Maria ingin memahkotai kaki yang membawa Yesus ke mana- mana untuk melayani yang miskin, sakit, tertindas dan terbuang. Pada mahkota Maria terangkum semua yang menjadi keprihatinan Yesus dalam pelayanan-Nya.

Apakah Maria merasa rugi? Tidak. Karena tindakan itu datang dari kesadaran yang mendalam bahwa Yesus lebih berharga dari segala-galanya yang ada di dunia ini. Maria mengorbanankan sesuatu kepada Tuhan karena Tuhan telah memberi kepada dirinya dan dunia lebih daripada yang diharapkan. Apa yang perbuat Yesus kepada kita dan dunia lebih dari cukup. Dan sesaat lagi Ia akan memahkotai semua pemberian-Nya dengan Diri-Nya seutuhnya di atas Salib.

Adakah sesuatu yang dapat kita berikan bagi-Nya untuk memahkotai semua pemberian agung itu? Ataukah kita masih sibuk dengan urusan kemanusiaan kita menjelang perayaan paskah ini?

Masihkah kita sibuk mencari uang untuk membeli baju baru lalu lupa menjahit hati kita yang luka akibat perselisihan dengan sesama?

Masihkah kita sibuk mencari merek kain termahal dan model jahitan terindah untuk kostum koor sponsor lalu lupa menata kehidupan keluarga yang selama ini tercerai berai?

Masihkah kita sibuk mempersiapkan resep menu makanan terbaik bagi pastor yang akan datang melayani perayaan paskah di tempat kita lalu lupa pergi ke tempat pengakuan dosa?

Mari kita ikut jejak Maria. Berikanlah yang terbaik dan termahal hanya untuk Tuhan dan Tuhan akan membalas memberikan yang jauh lebih baik untuk kita dan sesama.

Jika Maria meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya, maka kita, serahkan kepala kita seutuhnya kepada Tuhan. Tunduk dan sesal. Buah itu busuk mulai dari kepala. Tuhan memberkati. Salve*

Simak juga video renungan harian katolik berikut:

Ikuti semua artikel renungan harian katolik DI SINI

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved