Bom Makassar

Bom Bunuh Diri di Katedral Makassar jadi Perhatian Presiden, Jokowi Perintah Kapolri Usut Tuntas

Bom di Katedral Makassar yang terjadi saat Umat Katolik memasuki pekan suci Paskah 2021 bukan saja melukai peraan umat Nasrani tetapi semua masyarakat

Editor: Alfred Dama
Antara via Kompas.com
Bom Bunuh Diri di Katedral Makassar jadi Perhatian Presiden, Jokowi Perintah Kapolri Usut Tuntas 

Bom Bunuh Diri di Katedral Makassar jadi Perhatian Presiden, Jokowi Perintah Kapolri Usut Tuntas

POS KUPANG.COM -- Bom di Katedral Makassar yang terjadi saat Umat Katolik memasuki pekan suci Paskah 2021 bukan saja melukai peraan umat Nasrani tetapi semua masyarakat Indonesia yang inginkan hidup damai di negeri sendiri

Presiden Jokowi yang mendapat laporan itu pun geram dan langsung memerintahan Kapolri usut tuntas kasus pemboman itu

Presiden Joko Widodo telah memerintahkan Kapori Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas teror bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar , Sulawesi Selatan , Minggu (28/3/2021) pagi.

"Saya sudah perintahkan Kapolri untuk mengusut tuntas jaringan-jaringan pelaku dan membongkar jaringan itu sampai ke akar-akarnya," kata presiden Jokowi dalam pernyataan resminya, Minggu sore.

Menurut Kepala Negara, terorisme adalah kejahatan terhadap kemanusiaan dan semua ajaran agama menolak terorisme apa pun alasannya.

"Seluruh aparat negara tidak akan membiarkan tindakan terorisme seperti," kata presiden.

Oleh sebab itu, kepala negara juga meminta masyarakat tetap tenang untuk menjalankan ibadah karena negara menjamin keamanan umat beragama untuk beribadah tanpa rasa takut. Presiden pun mengutuk keras aksi terorisme yang mengakibatkan 14 korban tersebut.

"Saya mengajak semua anggota masyarakat untuk bersama-sama memerangi terorisme, radikalisme yang bertentangan dengan nilai-nilai agama, nilai-nilai luhur kita sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai ketuhanan dan kebinekaan," ucap presiden Jokowi.

"Untuk para korban yang luka-luka, kita mendoakan agar segera diberikan kesembuhan dan negara menjamin semua biaya pengobatan dan perawatan para korban," ucap dia.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono sebelumnya menjelaskan, dua orang diduga menjadi pelaku aksi teror di Gereja Katedral. Argo menyebutkan, aksi bom bunuh diri dilakukan pada 10.20 Wita, setelah umat Katolik gereja tersebut menjalankan ibadah.

Adapun korban luka-luka atas insiden tersebut mencapai 14 orang. Hingga saat ini tidak ada korban jiwa dari petugas maupun umat Gereja Katedral Makassar. Baca tentang

Pengobatan Korban Ledakan di Katedral Makassar Dijamin Negara

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan bahwa negara akan menjamin seluruh biaya pengobatan para korban ledakan di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021).

Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam keterangan pers-nya yang disiarkan channel YouTube Sekretariat Presiden, Minggu sore.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved