Breaking News
Senin, 8 Juni 2026

Sosok Ini Berani Sebut Pernyataan Jokowi Soal 3 Periode Seperti Cuaca: Pagi Bicara Sore Ubah, Siapa?

Sosok Ini Berani Sebut Pernyataan Jokowi Soal 3 Periode Seperti Cuaca: Pagi Bicara Sore Berubah, Siapa?

Tayang:
Editor: maria anitoda
Warta Kota.com
Sosok Ini Berani Sebut Pernyataan Jokowi Soal 3 Periode Seperti Cuaca: Pagi Bicara Sore Berubah, Siapa? 

POS-KUPANG.COM - Sosok Ini Berani Sebut Pernyataan Jokowi Soal 3 Periode Seperti Cuaca: Pagi Bicara Sore Berubah, Siapa?

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah membantah adanya wacana dari pemerintah untuk mengubah peraturan masa jabatan presiden menjadi tiga periode.

Jokowi dengan tegas mengatakan tidak ada niat dan tidak berminat menjadi presiden tiga periode.

Baca juga: Bank Indonesia NTT-Pos Kupang Ngobrol Asyik: Nyoman Pacu Omzet UMKM

Baca juga: Bintang PSMS Medan Rachmad Hidayat Menepi di Pinggir Lapangan, Apakah Cedera? Ternyata Peregangan 

Baca juga: Ngotot Jual Saham Bir, Anies Baswedan Berseteru Sama DPRD, Sosok Ini Ungkap Fakta Saham Bir, Berapa?

Baca juga: KABAR GEMBIRA: Pasien Positif Covid-19 di Belu yang Sembuh Bertambah 12 Orang

“Saya sama sekali tidak memiliki niat, juga tidak berminat untuk menjadi presiden tiga periode,” tegas Jokowi.

Namun pernyataan Jokowi tersebut diragukan oleh Haris Azhar selaku Direktur Eksekutif Kantor Hukum Lokataru.

Menurutnya, pernyataan Jokowi sering kali berubah-ubah selayaknya cuaca.

“Problemnya statement kadang sering berbeda dengan cuaca. Jadi statement pagi hari, sorenya berubah,” kata Haris Azhar dilansir dari chanel YouTube Najwa Shihab, Kamis (18/3/2021).

Hariz Azhar menambahkan jika saat ini Jokowi menyatakan tidak berminat, tetapi mungkin ke depannya justru akan ada proses menuju amandemen.

“Kemudian juga ada masalah soal, memang Pak Jokowi tidak berminat, tetapi nanti persoalannya kemudian ada satu proses yang bergulir yang kemudian mengamandemen, lalu melekatkan harus ada GBHN, GBHN itu harus jangka panjang. Lalu kita juga dengar bisik-bisik sudah mulai ramai soal agenda sampai 2045,” jelasnya.

Lebih lanjut, Haris Azhar mengatakan bahwa bisa jadi situasi akan berubah akibat suatu proses politik.

Dirinya mencontohkan, jika saat ini Jokowi menolak wacana tiga periode, tetapi nantinya justru didaulat.

“Jadi ada yang gak sinkron antara pernyataan presiden dengan proses politik yang terjadi, yang kemudian bahkan dia juga nanti tetap menolak, tapi tetap didaulat. Ada situasi yang seperti itu."

“Artinya Pak Jokowi harus paham bahwa ini dia bukan seorang diri, tetapi mereseprentasikan atau dia ada di dalam satu kelembagaan, namanya lembaga kepresidenan,” katanya.

Baca juga: Bank Indonesia NTT-Pos Kupang Ngobrol Asyik: Nyoman Pacu Omzet UMKM

Baca juga: Bintang PSMS Medan Rachmad Hidayat Menepi di Pinggir Lapangan, Apakah Cedera? Ternyata Peregangan 

Baca juga: Sarwendah: Stop Momongan

Baca juga: Promo J.CO Kamis 18 Maret 2021 Weekly Promotion 12 Donat+ 1 Liter Kopi Rp 139 Ribu, Cookies Murah

Sementara itu politikus Partai Gerindra Arie Poyuono adalah salah satu yang setuju dengan wacana presiden tiga periode.

Diketahui, sejak tahun 2019 Arief menyatakan bahwa masa jabatan presiden di Indonesia harus tiga periode atau bahkan lebih.

Menurut Arief, peraturan presiden dua periode tidak cocok dengan landscape politik di Indonesia.

Hal itu baginya akan mempengaruhi perekonomian di Indonesia.

"Saya itu mengatakan bahwa dua periode itu kurang, itu ada dasarnya. Pertama dulu itu saya berpikir dari sisi ekonominya. Artinya, saya gak tau deh dulu anggota-anggota MPR yang buat dua periode itu mikir gak sih kalau dua periode diterapkan di Indonesia dengan keadaan landscape politik yang berbeda dengan Amerika, budaya politik yang berbeda, punya dampak terhadap perekonomian di Indonesia," kata Arief dilasir dari chanel YouTube Mata Najwa, Kamis (18/3/2021).

Arief menambahkan bahwa peraturan presiden 3 periode adalah hasil tiruan dengan sistem di Amerika yang tidak sesuai dengan Indonesia.

"Bahwa dua periode yang kita copy paste itu kan lebih mendekat ke konstitusinya Amerika. Artinya Amerika cuma dua partai, dan Indonesia itu partainya berkarung-karung."

"Artinya kan tidak ada stabilitas di dalam kepemimpinan nasional. Artinya waktu 10 tahun itu sangat kurang. Makanya kenapa selama reformasi itu yang terjadi bukan industrialisasi tapi deidustrialisasi," katanya.

Baca juga: Bank Indonesia NTT-Pos Kupang Ngobrol Asyik: Nyoman Pacu Omzet UMKM

Baca juga: Bintang PSMS Medan Rachmad Hidayat Menepi di Pinggir Lapangan, Apakah Cedera? Ternyata Peregangan 

Baca juga: Sarwendah: Stop Momongan

Baca juga: Promo J.CO Kamis 18 Maret 2021 Weekly Promotion 12 Donat+ 1 Liter Kopi Rp 139 Ribu, Cookies Murah

Dampak peraturan presiden dua periode menurut Arief membuat investor takut melakukan investasi jangka panjang.

BACA JUGA BERITA LAINNYA:

Wacana jabatan presiden 3 periode kini bergulir kencang.

Wacana itu bermula dari tudingan mantan Ketua MPR, Amin Rais.

Menanggapi wacana tersebut, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Donny Gahral Adian menegaskan, Jokowi menolak jabatan presiden 3 periode. 

Donny bahkan memberikan peringatan keras pada Amin Rais agar hati-hati.

Donny Gharal Adian mengatakan, politisi senior Amien Rais hanya berspekulasi soal kecurigaan adanya upaya untuk merubah aturan agar Joko Widodo (Jokowi) dapat menjabat tiga periode. 

"Pertama itu spekulasi dan tidak tahu apa motifnya mengatakan spekulasi macam itu," kata Donny Kepada wartawan, Senin, (15/3/2021). 

Donny mengatakan bahwa Presiden Jokowi sudah tegas menolak usulan tiga periode.

Karena konstitusi sudah membatasi jabatan Presiden dua periode.

"Buat presiden, konstitusi menggariskan dua periode dan itu yang harus dijadikan pedoman," katanya.

Donny meminta Amien Rais hati-hati dengan spekulasinya tersebut karena berpotensi menjadi fitnah.

Apalagi spekulasi yang dilontarkan Amien Rais tersebut tanpa disertai bukti-bukti.

"Jadi hati-hati apa yang disampaikan tanpa bukti hanya spekulasi, melontarkan teori konspirasi padahal presiden sudah mengatakan tidak ada yang namanya tiga periode. Konstitusi menggariskan dua periode," pungkasnya.

Sebelumnya, Mantan Ketua MPR RI Amien Rais mengungkapkan kecurigaannya terkait adanya usaha dari pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menguasai semua lembaga tinggi negara.

Baca juga: Bank Indonesia NTT-Pos Kupang Ngobrol Asyik: Nyoman Pacu Omzet UMKM

Baca juga: Bintang PSMS Medan Rachmad Hidayat Menepi di Pinggir Lapangan, Apakah Cedera? Ternyata Peregangan 

Baca juga: Sarwendah: Stop Momongan

Hal itu disampaikannya melalui akun YouTube Amien Rais Official, seperti dikutip Minggu (14/3/2021). 

"Tentu ini sangat berbahaya. Jadi sekarang sudah ada semacam publik opini yang mula-mula samar-samar sekarang semakin jelas ke arah mana rezim Jokowi ini untuk melihat masa depannya," ujar Amien.

Pendiri Partai Ummat itu curiga, rezim Presiden Jokowi akan mendorong adanya sidang MPR untuk melakukan perubahan terhadap dua pasal.

Satu di antara dua pasal itu, Amien mengatakan akan memberikan hak bagi presiden bisa dipilih tiga kali.

Namun begitu dia menegaskan bahwa semua hal itu masih menjadi dugaannya.

"Jadi mereka akan mengambil langkah pertama meminta sidang istimewa MPR ya mungkin satu dua pasal yang katanya perlu diperbaiki. Yang mana saya juga tidak tahu. Tapi kemudian nanti akan ditawarkan pasal baru yang kemudian memberikan hak bahwa presiden itu bisa dipilih tiga kali," ucap Amien.

Lebih lanjut, Amien mengingatkan jika hal itu benar-benar terjadi maka bisa berbahaya.

Baca juga: Bank Indonesia NTT-Pos Kupang Ngobrol Asyik: Nyoman Pacu Omzet UMKM

Baca juga: Bintang PSMS Medan Rachmad Hidayat Menepi di Pinggir Lapangan, Apakah Cedera? Ternyata Peregangan 

Baca juga: Ngotot Jual Saham Bir, Anies Baswedan Berseteru Sama DPRD, Sosok Ini Ungkap Fakta Saham Bir, Berapa?

Baca juga: Promo J.CO Kamis 18 Maret 2021 Weekly Promotion 12 Donat+ 1 Liter Kopi Rp 139 Ribu, Cookies Murah

Amien meminta agar lembaga tinggi negara tidak membiarkan ini terjadi.

"Saya meminta saudara-saudara sekalian para anggota DPR, MPR, DPD, lembaga tinggi yang lain akankah kita biarkan ploting rezim sekarang ini akan memaksa masuknya pasal supaya bisa dipilih ketiga kalinya itu?," katanya.(*)

Berita tentang Jokowi

Berita tentang Amien Rais

Artikel ini telah tayang di Tribunpalu.com dengan judul https://palu.tribunnews.com/2021/03/18/jokowi-tidak-berminat-jadi-presiden-tiga-periode-haris-azhar-statement-pagi-sorenya-berubah?page=all

Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved