Breaking News:

Semau Ke Kota Kupang Tidak Sekedar Pendekatan Pelayanan 

Peralihan Semau Masuk Kota Kupang melakukan pertemuan dengan pimpinan DPRD NTT untuk berdiskusi

Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Kepala Badan Pengelola Perbatasan Provinsi NTT Petrus Seran Tahuk saat ditemui di kantornya, Senin (15/3). 

Semau Ke Kota Kupang Tidak Sekedar Pendekatan Pelayanan 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Proses perjuangan masyarakat Semau untuk masuk wilayah administrasi Kota Kupang terus bergulir. Tim Percepatan Peralihan Semau Masuk Kota Kupang melakukan pertemuan dengan pimpinan DPRD NTT untuk berdiskusi dan menyerahkan Dokumen Aspirasi Masyarakat Semau di ruang kerja Ketua DPRD NTT, pada Senin (15/3).

Dokumen aspirasi tersebut diserahkan Wakil Ketua Tim Percepatan Peralihan Semau Masuk kota Kupang, Carlens Herison Bising kepada Ketua DPRD NTT, Emi Nomleni dan Wakil Ketua I DPRD NTT, Inche Sayuna.

Dalam kesempatan itu, Carlens didampingi Koordinator Humas dan Publikasi Tim Percepatan Peralihan Semau, Christ Poto dan anggota Patris Kudang Laiskodat. Sementara itu, hadir pula anggota DPRD NTT dari Fraksi PKB Ana Waha Kolin dan anggota DPRD dari Fraksi Gerindra, Jan Windy. 

Terhadap hal itu, Kepala Badan Pengelola Perbatasan Provinsi NTT, Petrus Seran Tahuk menjelaskan, perjuangan pengalihan Semau ke Kota Kupang kini bukan lagi wacana semata. Menurutnya, pengalihan itu merupakan agenda setting kebijakan publik yang bersifat visioner. 

Menurutnya, hal itu juga merupakan respon pemerintah atas aspirasi masyarakat Semau yang telah disuarakan bertahun-tahun. 

"Peralihan Pulau Semau ke Kota Kupang bukan wacana lagi, tetapi sudah menjadi agenda setting kebijakan publik oleh pemerintah baik itu pemerintah provinsi, Pemerintah Kota Kupang maupun pemerintah kabupaten Kupang," kata Seran Tahuk saat ditemui di kantornya, Senin (15/3) sore.

Seran Tahuk menjelaskan, Pemprov NTT telah meminta Bupati dan DPRD Kabupaten Kupang untuk segera pengalihan wilayah administrasi tersebut. Hal itu kata dia, sesuai dengan Undang-undang 23 tahun 2014 tentang penataan daerah.

Ia mengatakan, pengalihan Semau ke Kota Kupang merupakan kasus pengalihan daerah pertama di Indonesia sebagai proses penyesuaian dua daerah otonom. 

Ia mengklaim, sesuai kajian tim Undana Kupang, Semau dinyatakan layak masuk menjadi bagian administratif Kota Kupang. 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved