Sungai Kadumbul Meluap, Rumah dan Tanaman Pertanian Warga Sumba Timur Terendam
air yang meluap dari Sungai Kadumbul itu naik sampai ke pemukiman saat warga sudah tidur, yakni sekitar pukul 23.00 wita.
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
Sungai Kadumbul Meluap, Rumah dan Tanaman Pertanian Warga Sumba Timur Terendam
POS-KUPANG.COM|WAINGAPU -- Sungai Kadumbul di Desa Palakahembi, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur meluap pada Kamis (11/3/2021) malam menyebabkan sejumlah rumah warga terendam. Selain rumah, tanaman pertanian di tepi Daerah Aliran Sungai (DAS) juga ikut terendam.
Hal ini disampaikan Camat Pandawai, Agus Rawambaku , Minggu (14/3/2021).
Menurut Agus, air sungai yang meluap itu berasal dari sungai Kadumbul akibat hujan deras yang terjadi di Kecamatan Tabundung dan sekitarnya.
"Saat itu di Desa Palakahembi tidak ada hujan, tapi tiba-tiba ada banjir yang naik ke pemukiman. Ternyata banjir itu merupakan banjir kiriman," kata Agus.
Dijelaskan, air yang meluap dari Sungai Kadumbul itu naik sampai ke pemukiman saat warga sudah tidur, yakni sekitar pukul 23.00 wita.
"Saat banjir kebanyakan warga sudah tertidur. Warga yang terdampak adalah mereka yang tinggal di sekitar DAS. Banjir juga melanda beberapa areal tanaman milik warga," katanya.
Dikatakan, banjir itu mulai terjadi sekitar pukul 23.00 wita hingga Jumat (13/3) sekitar pukul 02.00 dini hari.
"Tidak ada korban jiwa dari bencana ini, kecuali kerugian material seperti rumah dan tanaman warga yang rusak. Saya sudah minta kepala desa, kepala dusun serta ketua RT/RW agar mendatakan semua kerusakan di wilayah masing-masing," katanya.
Dikatakan, data itu akan disampaikan ke Pemkab Sumba Timur agar ada bantuan tanggap darurat.
Sekretaris BPBD Kabupaten Sumba Timur, Herry Franky Ratucoreh, membenarkan adanya banjir akibat luapan air dari Sungai Kadumbul.
Baca juga: Puskesmas Keliling Dinkes Kabupaten Lembata Sampai Pelosok Desa dan Pasar Rakyat
Baca juga: Kemensos RI Respon Kasus Penyandang Disabilitas Fisik di Kabupaten Manggarai Timur
Baca juga: Heboh, 7 Jenazah Hilang dari Makam Pasien Covid-19, Berikut Kronologinya
Menurut Ratucoreh, saat ini, pihaknya dan pemerintah desa masih mendata warga yang menjadi dampak dari bencana tersebut. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/kadumbul-meluap.jpg)