Berita NTT Terkini

NEWS ANALYSIS Dr Pius Weraman Epidemolog: Perkuat Imun Tubuh

Baca dan simak NEWS ANALYSIS Dr Pius Weraman Epidemolog: perkuat imun tubuh

Editor: Kanis Jehola
NEWS ANALYSIS Dr Pius Weraman Epidemolog: Perkuat Imun Tubuh
POS-KUPANG.COM/RAY REBON
Dr. Pius Weraman, Ahli Epidemolog, Rabu (20/1).

NEWS ANALYSIS Dr Pius Weraman Epidemolog: perkuat imun tubuh

POS-KUPANG.COM - SAAT ini belum dapat dipastikan apakah vaksinasi dapat berkorelasi atau melandaikan kasus Covid-19. Proses vaksinasi tersebut membutuhkan waktu 28 hari akan secara langsung terbentuknya sistim imunitas.

Sistim imunitas sangat tergantung pada kondisi setiap orang. Karena setiap imun terbentuk dari antigen dan antibodi di dalam tubuh setiap orang. Dimana dari antigen dan antibodi biasanya terjadi pada sel darah putih atau lekosit.

Baca juga: Mutasi Virus Corona Baru Buat Sensitivitas PCR Menurun

Lekosit terdapat monosit, limposit dan netrofil serta sistim tersebut dapat berfungsi di dalam tubuh-tubuh tertentu.

Semua sistim imun yang tertata secara baik, dan pasti akan berfungsi di dalam pembentukan saat vaksin dialirkan ke dalam tubuh.

Vaksin yang masuk ke dalam tubuh, terdapat kekebalan buatan seperti yang saat ini, merupakan proses melemahkan kuman, sehingga masuk ke dalam tubuh sebagai benteng pertahanan tubuh.

Baca juga: Tim Inspektorat Flotim Temukan Dugaan Korupsi Dana Desa Nisa Nulan Adonara

Saat ini saya belum bisa menilai vaksin tersebut, karena waktu paruhnya belum secara benar terbentuk, apabila baru satu atau dua minggu masih dalam proses. Sehingga belum dapat dipastikan vaksinasi ini pada orang tersebut kebal atau tidak.

Maka diutamakan pada orang yang sudah divaksin harus melakukan olahraga yang cukup, konsumsi makan-makanan yang bergizi, maka sistim imun tubuh akan terbentuk secara cepat.

Orang yang telah divaksin, jangan sampai stres, karena hormon endorfin dapat menurun yang bisa membuat kekebalan tubuh menurun. Saya mengharapkan agar ke depan semua orang yang telah divaksin dapat memperkuat imun tubuh, sehingga dapat terhindar dari serangan virus ini. (cr6)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved