Breaking News:

Laut China Selatan Semakin Tegang, Indonesia Tolak Klaim China Tapi TNI Tidak Memihak AS Atau China

Kawasan perairan Laut China Semakin panas setelag negara-negara seperti Inggris , Perancis dan Jerman mengirimkan armana perangnya untuk mengjadapi Ch

Editor: Alfred Dama
koarmada2.tnial.mil.id
ilustrasi. Indonesia Harus Tingkatkan Penjagaan di Natuna dan Sekitarnya! Perang Dunia III Disebut Bakal terjadi di Laut China Selatan Tahun Ini 

Laut China Selatan Semakin Tegang, Indonesia Tolak Klaim China Tapi TNI Tidak Memihak AS Atau China

POS KUPANG.COM -- Kawasan perairan Laut China Semakin panas setelag negara-negara seperti Inggris , Perancis dan Jerman mengirimkan armana perangnya untuk mengjadapi China

Sementara Jepang juga bersiaga di Laut China Timur untuk menghancurkan Armada China di kawasan itu

Sementarta sikap Indonesia yaitu secara politik menolak klaim China atas Laut China selatan m namun TNI juga tidak berpihak pada blok Amerika atau China bila sitausi menjadi perang terbuka

 Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Achmad Riad menegaskan, TNI memegang teguh prinsip politik bebas aktif dalam menyikapi memanasnya hubungan Amerika Serikat dan China di Laut China Selatan

Baca juga: Ahmad Dhani Emosi Tingkat Dewa , Berang Maia EstiantyMaia Estianty yang Kompor-kompori Anaknya

Baca juga: Atta Halinlintar dan Aurel Hemansyah Menikah Bulan Depan,Disiarkan Maraton Stasiun Televisi Swasta

Baca juga: Bermasalah di Partai Demokat, Moeldoko Disebut Bakal Diusung Jadi Capres 2024?ini Kata Jhoni Allen?

Baca juga: Kalah di Pengadilan,Atalarik Syach Belum Serahkan Anak-Anaknya Tsania Marwa,Mirip Kasus Ahmad Dhani?

"Terkait dengan kebijakan posisi kita karena kita menganut bebas aktif, maka kita tidak ikut mereka. Kalau dulu misalkan ada non-blok, kalau yang jelas sekarang kita memiliki kebijakan negara kita sendiri," ujar Riad di Mabes TNI, Rabu (10/3/2021).

Karena prinsip inilah, kata Riad, TNI tidak mengambil sikap memihak terhadap AS maupun China.

Menurutnya, TNI selama ini telah membina hubungan baik dengan semua pihak yang berkepentingan di Laut China Selatan.

"Kita tidak mengikut kemana-mana, karena kita berhubungan baik dengan semuanya. Baik dengan NATO kita punya hubungan baik," kata Riad.

Riad menjelaskan, pertemanan baik TNI dengan semua pihak dapat terlihat dari keberadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang dimiliki TNI.

Sejumlah alutsista yang ada berasal dari AS hingga Rusia. "Sebagai contoh kecil hasil diplomasi kita dengan negara lain terkait dengan vaksin, ini saya hubungi dengan vaksin karena ada hubungannya dengan diplomasi juga, kita ada vaksin dari AstraZeneca (asal Inggris), ada Sinovac (China)," kata Riad.

Namun demikian, Riad menegaskan, TNI tetap menunjukkan eksistensi dengan melakukan penjagaan kedaulatan negara di Laut Natuna Utara yang berdekatan dengan Laut China Selatan.

Dinamika di Laut China Selatan antara AS dan China belakangan ini mengalami eskalasi cukup tinggi.

Bahkan, AS melalui Kementerian Luar Negeri sempat memperingatkan China agar tak unjuk kekuatan di Laut China Selatan. Washington mengaku sangat menyoroti aturan baru, di mana para penjaga pantai "Negeri Panda" bisa menodongkan senjata ke kapal asing yang dianggap melanggar kedaulatan.

Sebagian Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Laut China Selatan Memanas, TNI Pegang Teguh Politik Bebas Aktif", Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2021/03/10/17104191/laut-china-selatan-memanas-tni-pegang-teguh-politik-bebas-aktif.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved