Breaking News:

Jadi DPO Dugaan Penipuan dan Penggelapan, Mantan Camat di NTT Ditangkap Polisi

Rudi berhasil ditangkap tim Buser Polsek Oebebo dibantu anggota Polres Bekasi Kota di lantai 14 Apartemen Kemang View Daerah Pekayon, Bekasi Kota.

POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Tersangka, Yezkial Rudolf Yusuf Litualy (masker hitam) saat ditangkap Tim Buser Polsek Oebobo di Bekasi 

Jadi DPO Dugaan Penipuan dan Penggelapan, Mantan Camat di NTT Ditangkap Polisi

POS-KUPANG.COM|KUPANG-- Mantan Camat Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Yezkial Rudolf Yusuf Litualy alias Rudy (63), ditangkap polisi karena dugaan kasus penipuan dan penggelapan.

Warga Jalan W.J. Lalamentik, Kelurahan Fatululi, Oebobo itu bahkan sempat masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Rudi berhasil ditangkap tim Buser Polsek Oebebo dibantu anggota Polres Bekasi Kota di lantai 14 Apartemen Kemang View Daerah Pekayon, Bekasi Kota.

Kapolsek Oebobo AKP Magdalena G. Mere, didampingi Panit Reskrim Polsek Oebobo, Aiptu Fritz Sia di Mapolsek Oebobo, Sabtu (6/3/2031) mengatakan, kasus ini bermula dari laporan korban Vironika B. Hermanus, warga Jalan Asoka RT 01/RW 03, Kelurahan Bakunase II, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang.

Dalam laporannya, Vironika mengaku mobil innova dengan nomor polisi DH 1615 HD miliknya digelapkan Rudy sejak 5 April 2019.

Saat itu Vironika menyerahkan mobil miliknya ke Rudy di depan kantor Bank NTT Jalan WJ Lalamentik, Kelurahan Oebufu dengan perjanjian sewa.

Rudy menyewa mobil tersebut Rp 6 juta per bulan. Namun hanya 3 bulan pertama saja uang sewa dibayar yakni sejak April hingga Juni. 

Pada bulan Agustus 2019, Rudy malah menggadaikan mobil sewanya ini ke Papi Roman Dami (33), warga Jalan Shoping center RT 11/RW 05, Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

Kepada Papi Roman Dami, Rudy menggadaikan seharga Rp 35 juta. Ia meyakinkan kalau mobil tersebut merupakan mobil miliknya dan ia sedang butuh uang untuk mengerjakan proyek.

Hingga tahun 2020, Rudy tidak ada kabar dan tidak lagi membayar biaya sewa mobil. Korban pun berusaha mencari, namun Rudy selalu menghindar. Karena terus-terus menghindar, pada 14 Oktober 2020, korban pun mengadukan kasus ini ke polisi di Polsek Oebobo tentang penipuan dan penggelapan.

Saat dilaporkan, Rudy rupanya sudah kabur ke Bekasi dan sulit dihubungi.

“Kita sempat keluarkan panggilan I dan ke II namun yang bersangkutan tidak datang sehingga kita keluarkan DPO. Atas bantuan Polres Metro Bekasi Kota, kita tangkap tersangka di apartamen,” ujar Kapolsek Oebobo.

Sungai Tolai Amfoang Timur Makan Korban Satgas Pamtas RI-RDTL Turun Tangan

Tersangka saat ini ditahan di sel Polsek Oebobo sambil menunggu proses hukum lebih lanjut. Ia dijerat pasal 372 dan 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Amar Ola Keda)
 

Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved