Public Service Pos Kupang

Warga Keluhkan Beli Telur Busuk

BEBERAPA hari lalu saya membeli telur di pasar untuk keperluan sehari-hari. Namun saya sangat terkejutnya ketika sampai di rumah

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
SIDAK-Kadis PKH, drh Theresia P Asmon saat melakukan sidak di sebuah kios di Pasar Rakyat Batu Cermin, Rabu (3/3/2021). 

POS-KUPANG.COM - BEBERAPA hari lalu saya membeli telur di pasar untuk keperluan sehari-hari. Namun saya sangat terkejutnya ketika sampai di rumah. Saat saya memecahkan salah satu telur untuk digoreng, ternyata telur tersebut sudah dalam keadaan rusak.

Ternyata dalam satu rak yang berisi 30 butir itu terdapat beberapa telur yang rusak. Aroma kurang sedang keluar dari telur-telur yang rusak tersebut.

Ternyata persoalan seperti ini tidak saja saya alami tetapi juga dialami beberapa orang yang sempat saya temui keesokan harinya. Bahkan, ada teman saya yang mendapatkan telur yang rusak jauh lebih banyak lagi.

Ini Prediksi Cuaca di Provinsi NTT yang Dilakukan oleh BMKG

Oleh karena itu kami berharap pemerintah daerah Kabupaten Manggarai Barat segera melakukan operasi terhadap para pedagang yang menjajakan telur yang telah rusak.

Juga segera mengambil tindakan bila ditemukan masih terus menjual barang rusak tersebut. Sebab, kami sebagai konsumen sangat dirugikan dengan permainan pedagang seperti itu.

Terimakasih

Ambrosius
Warga Labuan Bajo

Tanggapan

Dinas Peternakan Sidak ke Pasar

Setelah mendapat keluhan masyarakat kami dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Rakyat Batu Cermin, Labuan Bajo, Rabu (3/3/2021).

Bertemu Media, Bupati Agas Pesan Sejumlah Poin Penting Untuk Wartawan

Satu demi satu kios yang menjual telur di dalam dan di luar area pasar disambangi tim sidak yang juga terdiri dari pegawai dari Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Mabar dan Satuan Pol PP Kabupaten Mabar.

Selain melakukan pengecekan, dilakukan juga edukasi bagi para penjual agar tidak menjual telur busuk.

Kepada penjual juga kami minta agar menyediakan sarana berupa larutan air garam yang ditempatkan dalam wadah untuk mengetahui umur atau kualitas telur. Kalau telurnya tenggelam saat dimasukan dalam wadah ini, maka masih bagus. Tapi, jika terapung maka sudah lama dan tidak layak untuk dikonsumsi.

Kami juga menemukan sebuah toko yang menjual telur, namun dari suplayer yang tidak memiliki izin. Tidak hanya melakukan sidak untuk produk telur, kami juga melakukan sidak untuk produk dari hewan lainnya yakni daging babi, sapi dan ayam.

Tim pemeriksa melakukan pengecekan secara visual dan uji organoleptik serta PH dari sejumlah daging yang ditemukan.

Untuk daging babi, pemotongan telah dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH), namun ditemukan daging babi yang hampir rusak karena salah dalam metode penyimpanan. (ii)

Kadis PKH Kabupaten Mabar
drh Theresia P. Asmon

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved