Breaking News:

Wah, China Kepergok Lagi Bobol Wilayah Republik Indonesia, Segini Kerugiannya, Apakah Akan Disanksi?

Wah, China Kepergok Lagi Bobol Wilayah Republik Indonesia, Segini Kerugiannya, Apakah Akan Disanksi?

Kementrian Pertahanan RRC dan Presidential Palace
Wah, China Kepergok Lagi Bobol Wilayah Republik Indonesia, Segini Kerugiannya, Apakah Akan Disanksi? 

POS-KUPANG.COM - Wah, China Kepergok Lagi Bobol Wilayah Republik Indonesia, Segini Kerugiannya, Apakah Akan Disanksi?

Belum lama ini, kapal perang Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China membobol wilayah Republik Indonesia.

Kapal perang Tiongkok berlayar di Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEE) di perairan Natuna Utara.

Terungkap Timor Leste Punya Dana Abadi Ratusan Triliun Tapi Kok Tak Bisa Dipakai, Kenapa? Cek Fakta

Profesor Ini Berani Sebut China Bakal Menang Lawan AS di Laut China Selatan Jika Perang, Kenapa?

Gegara Mulutmu, 4 Zodiak Ini Terlibat Konflik Besar Sabtu 6 Maret 2021, Akibatnya Fatal, Kamu?

Bacalah Surat Yasin 83 Ayat Ini, Hatimu Bakal Tenang, Urusan Dimudahkan Serta Dosa Diampuni

Namun, sejauh ini pemerintah belum memberikan tanggapan atas kejadian tersebut.

Padahal, kapal asal negeri tirai bambu ini patut dicurigai melanggar kedaulatan Indonesia.

Pimpinan MPR RI yang juga Anggota Komisi I DPR Syarief Hasan menyatakan bahwa institusinya sebenarnya sudah mengingatkan pemerintah untuk meningkatkan operasi pengamanan teritorial Indonesia atas pelanggaran yang diilakukan oleh negara asing khususnya China.
Dan bila terjadi lagi, maka perlu lebih serius dan efektif sekaligus diplomasi politik.

"Agar tidak terulang lagi dan saling menghormati wilayah negara masing-masing," kata Syarief kepada wartawan, Kamis, (4/3/2021).

Syarief menegaskan bahwa pemerintah wajib memberikan perhatian terhadap kasus tersebut, karena terkait dengan kedaulatan negara dengan mengambil langkah-langkah diplomatik.

"Harus lebih serius, diplomasi politik itu sangat luas," ujarnya.

Senada dengan DPR RI, Center for Indonesian Domestic and Foreign Policy Studies (CENTRIS) meminta pemerintah segera memanggil dan meminta penjelasan resmi duta besar China untuk Indonesia, terkait permasalahan tersebut.

Halaman
123
Editor: maria anitoda
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved