Berita Sikka Terbaru

Petani di Sikka Panen 5 Sampai 6 Ton Vanili Basah

Very Nong, petani vanili asal Dusun Rohe, Desa Uma Uta, kecamatan Bola, Kabupaten Sikka dikunjungi Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos, M.Si

Editor: Ferry Ndoen
FOTO HUMAS SETDA SIKKA/PK
LIHAT VANILI-Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos, M.Si melihat kebun vanili petani di Desa Uma Uta, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka.       

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.C0M / MAUMERE-Very Nong, petani vanili asal Dusun Rohe, Desa Uma Uta, kecamatan Bola, Kabupaten Sikka dikunjungi Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos, M.Si, Kamis (4/3/2021) pagi.

Dalam kunjungan itu, Bupati Sikka langsung melihat kebun vanili milik Very Nong yang subur dan ditanami vanili di lahan seluas 5 Ha.

Kepada Bupati Sikka, Very Nong mengatakan, pohon vanili yang ia tanam berjumlah 12 ribu pohon di kebun dengan luas lahan 5 hektar dan semuanya produktif. Untuk panen, ia mengaku, hasilnya 5 sampai 6 ton basah pada musim panen kali ini pada pertengahan Maret 2021. Ia juga menjelaskan, harga vanili Rp 160 ribu per-kg dan sangat membantunya.

Ia mengatakan, tanam vanili ini ia tanam sejak tahun 1999. Bahkan hasil vanili telah dipesan perusahaan dari Kabupaten Alor yang sudah melakukan penawaran.

Gadis 17 Tahun Ini Dijanjikan Akan Dinikahi, Eh Malah Dimainin Pacarnya Selama Dua Malam,Sedih Info

Mendengar penjelasan Very Nong, Bupati Sikka yang disapa Robi Idong mengaku senang. Ia bahkan mau menjadi Very Nong sebagai contoh bagi petani vanili di Sikka.

Bupati Robi pun berpesan agar Very Nong harus terus menjaga mutu dan kualitas serta bisa menularkan ilmunya kepada petani lain di Sikka. Ia pun meminta dinas teknis bisa mencari kemitraan untuk membantu para petani vanili di Sikka yang kini menjadi salah satu bagian strategi program pemulihan ekonomi nasional.

Sementara itu, Kabag Forkopimda Sikka, Edmond Bura dalam keterangannya mengatakan, Perhimpunan Forum Petani Vanili Indonesia yang juga hadir saat kunjungan telah menawarkan kolaborasi bersama para petani vanili

untuk saling share pengalaman produksi dan membantu marketing.

Ia pun mengatakan, akan ada ujicoba penanaman PFPVI, pada beberapa lahan dalam wilayah Kabupaten Sikka, dengan jumlah bibit sebanyak 2.000 pohon yang

dikerjakan sendiri oleh mereka. Hasil tanam

akan dibandingkan dengan hasil produksi

petani lokal. Ia mengatakan, pada akhir bulan Maret dalam rangka pemasaran dan disarankan dibuat wadah petani sehingga harga vanili bisa diatur secara standart.

Untuk masa menjelang panen musim ini, ujar Kabag Edmond, Bupati Sikka telah meminta dan menegaskan agar kepada para kepala desa dan diawasi para camat agar bersama warga meningkatkan keamanan lingkungan untuk menghindari kasus pencurian vanili.(ris)

Di Manggarai Barat, Dua Kali Kebakaran Pasar Lembor di Hari dan Tanggal yang Sama, Info

LIHAT VANILI-Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos, M.Si melihat kebun vanili petani di Desa Uma Uta, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka. 
    
LIHAT VANILI-Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos, M.Si melihat kebun vanili petani di Desa Uma Uta, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka.       (FOTO HUMAS SETDA SIKKA/PK)
Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved