Selasa, 7 April 2026

Pelantikan Bupati Terpilih

Ini yang Akan Dilakukan Kristofel Praing - David Melo Wadu Bangun Sumba Timur Dari Satu Data 

Wakil Bupati Sumba Timur terpilih itu akan dilantik Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat di Rumah Jabatan Gubernur NTT, jalan El Tari Kecamatan Oebo

Penulis: Ryan Nong | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Pasangan Bupati - Wakil Bupati Sumba Timur terpilih Drs. Khristofel Praing,M.Si dan David Melo Wadu bersama istri sebelum acara gladi bersih Pelantikan Bupati dan wakil bupati terpilih di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT, Kamis (25/2) sore. 

Laporan wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Drs. Khristofel Praing,M.Si dan David Melo Wadu akan resmi mengemban amanah rakyat sebagai pemimpin Kabupaten Sumba Timur mulai Jumat (26/2) besok. 

Pasangan Bupati - Wakil Bupati Sumba Timur terpilih itu akan dilantik Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat di Rumah Jabatan Gubernur NTT, jalan El Tari Kecamatan Oebobo Kota Kupang Jumat pukul 15.00 Wita. Mereka dilantik bersama dengan empat pasang bupati-wakil bupati terpilih dalam Pilkada 2020 lainnya, yakni pasangan Bupati-wakil Bupati Ngada, TTU, Manggarai dan Manggarai Barat.

Dalam wawancara bersama POS-KUPANG.COM sebelum acara gladi bersih pelantikan lima bupati dan wakil bupati terpilih di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT Kamis (25/2) sore, Wakil Bupati David Melo Wadu mengungkapkan mimpi pasangan dengan sandi politik Sehat Itu untuk membangun Sumba Timur. 

Ia mengatakan, bersama dengan Bupati Khristofel Praing telah menetapkan visi "Sumba Timur Sejahtera, harmoni dan Tertib dalam bingkai NKRI". 

Karena itu, dalam mencapai Visi besar tersebut, mereka juga telah menetapkan 3 misi utama. Yakni, pertama, meningkatkan kualitas SDM dan produktivitas masyarakat Pemerintah dan dunia usaha dalam mengelola dan mengembangkan berbagai sumberdaya baik ekonomi, sosial, politik dan budaya secara terpadu dan berkelanjutan sehingga mampu mandiri dan bermartabat. 

Berikut, kedua mewujudkan tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang demokratis dan berkarakter dengan tujuan terwujudnya keseimbangan dan harmonisasi kehidupan masyarakat Sumba Timur. Serta ketiga, meningkatkan kinerja pemerintahan yang inklusif dan berkeadilan. 

Namun, sebelum melaksanakan visi tersebut, kata David, mereka akan melakukan penyesuaian RPJMD Sumba Timur sesegera mungkin. Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan masa jabatan mereka.  

"Kalau bicara lima tahun, kita belum bisa putuskan secara lima tahun karena Undang undang Pilkada ada yang bilang hingga 2024, berarti kami hanya 3,5 tahun. Jadi yang pertama jelas kita harus penyesuaian RPJMD, yang kita bicara tentang RPJMD jangka lima tahun maka kita harus bisa pres ke 3,5 tahun," beber dia. 

Ia menegaskan, itu hal pertama yang harus diselesaikan. "Nah itu dulu yang harus kita bicarakan," ungkap Melo Wadu. 

Ia mengatakan, sebagai langkah awal, pihaknya berjuang untuk membangun database dan menampilkan Sumba Timur dalam satu data komprehensif. Hal tersebut dimaksudkan untuk menjadi tolak ukur pembangunan yang akan dilaksanakan.

"Yang harus kita perjuangkan, ya kita harus tampilkan data Kabupaten Sumba Timur, paling tidak Sumba Timur dalam satu data," tegas dia.

Menurutnya, jika data masih bersifat sporadis maka evaluasi terhadap pembangunan akan tidak jelas.

"Habis pelantikkan ini kita sesuaikan dulu RPJMD Sumba Timur. Ini drastis ini, karena biasa menyusun RPJMD ini lima tahun, kalo lima tahun itu diubah ke mengikuti mekanisme Pilkada maka kita harus ada penyesuaian penyesuaian," jelasnya. 

Apa yang telah dikerjakan pemerintah sebelumnya, kata dia akan dilakukan evaluasi. Mana yang perlu untuk ditindaklanjuti dan mana yang perlu diubah pola pembangunannya. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved