Breaking News:

Pemkot Kupang Akan Libatkan Pelajar Canangkan Eco Day

Mengatasi persoalan sampah di Kota Kupang, maka Pemerintah Kota Kupang melakukan berbagai upaya dengan menyiapkan sejumlah agenda

POS-KUPANG.COM/Yeni Rachmawati
Asisten II Setda Kota Kupang Elly Wairata 

POS-KUPANG.COM | KUPANG-- Mengatasi persoalan sampah di Kota Kupang, maka Pemerintah Kota Kupang melakukan berbagai upaya dengan menyiapkan sejumlah agenda. Misalnya, pencanangan hari pembuangan sampah, pengolahan sampah menjadi nilai ekonomis dan sanski juga perlu ditegaskan.

Asisten II Setda Kota Kupang Elly Wairata, mengatakan dalam pencanganan hari pembuangan sampah akan melibatkan para pelajar. Tujuannya agar para siswa dapat mengingatkan orang tua mereka agar tidak membuang sampah sembarangan.

Pesawat Presiden Jokowi Mendarat, Siswa SD di Sikka Ini Lari Sambil Pegang Bendera Merah Putih

"Proses edukasi pembuangan sampah akan dimulai di sekolah-sekolah dan diharapkan para pelajar bisa mempraktekan nilia-nilai edukasi dalam keluarga," tuturnya.

Elly membandingkan pola yang diterapkan di Markina, Filipina. Di sana, mereka mencanangkan hari pembuangan sampah atau Eco Day.

Pola yang mereka gunakan adalah edukasi kepada para pelajar di sekolah-sekolah. Para siswa akan diberikan kesadaran, kemudian anak tersebut menyadarkan orang tuanya di rumah.

Wujudkan Program Tanam Jagung Panen Sapi, Disperindag NTT Ciptakan 30 Mesin Produksi

Ia mengatakan Pemerintah Kota juga akan mencanangkan hari eco day. Anak-anak sekolah akan disadarkan dan didorong untuk memilah sampah.

Sampah yang sudah dipilah itu kemudian ditimbang di sekolah. Nanti ada yang mendapat cokelat, buku, seragam dan tas, tergantung dari berat timbangan sampahnya.

Kata Elly, ini akan dibuat di masing-masing kecamatan dan menetralkan sekolah-sekolah untuk mencanangkan eco day. 

Tak hanya itu, ia juga mendorong masyarakat memanfaatkan sampah-sampah menjadi bahan baku pembuatan produk-produk yang bernilai ekonomis.

Pemerintah Kota terus berupaya menyadarkan masyarakat agar memilah sampah-sampah itu secara baik agar memiliki nilai ekonomis.

Pembuatan pupuk kompos, merupakan salah satu dari pengolahan sampah-sampah itu. Sampah-sampah plastik juga bisa diolah oleh Ibu Rumah Tangga (IRT), bisa dikreasikan menjadi wadah, baik berupa asbak, tempat minum atupun kreasi bernilai ekonomis lainnya.

Lanjutnya, sampah juga bisa sebagai bio, yang bisa dimanfaatkan sebagai tenaga listrik. Dengan demikian, sampah ini bisa digunakan untuk kecukupan tenaga listrik di Kota Kupang.

Kedepan, lanjutnya, akan diarahkan seperti ini. Pemerintah akan berusaha bagaimana memanfaatkan sampah-sampah, bisa didaur ulang, bisa menjadi sesuatu yang berguna dan bernilai ekonomis.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved