Kamis, 16 April 2026

Pelaku Perjalanan di Sumba Timur Capai 33.595 Orang 

Dari jumlah itu, ada 14 kasus meninggal dunia, 276  kasus dinyatakan sembuh dan 119 kasus masih dalam perawatan.

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Plh. Bupati Sumba Timur, Domu Warandoy, S.H, M.Si 

Pelaku Perjalanan di Sumba Timur Capai 33.595 Orang 

POS-KUPANG.COM|WAINGAPU -- Jumlah pelaku perjalanan di Kabupaten Sumba Timur saat ini sebanyak 33.595  orang. Penambahan pelaku perjalanan setiap hari tidak begitu tinggi karena masih ada  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Sumba Timur.

Sesuai data dari Posko Satgas Penanganan Covid-19 Sumba Timur yang diperoleh Minggu (21/2/2021), menyebutkan, pelaku perjalanan di Sumba Timur sampai sekarang ini sudah tembus angka 33.595 Penambahan pelaku perjalanan hampir terjadi setiap hari, namun tidak sebanding sebelum penerapan PPKM.

Semenjak penerapan PPKM, pelaku perjalanan setiap hari tidak begitu tinggi.

Pada Sabtu (20/2/2021) terjadi penambahan 56 orang, pada Jumat (19/2/2021) penambahan sebanyak 162 orang, pada Kamis (18/2/2021) hanya ada penambahan 84 pelaku perjalanan.

Jumlah kasus positif Covid-19 sudah mencapai 409 kasus. Dari jumlah itu, ada 14 kasus meninggal dunia, 276  kasus dinyatakan sembuh dan 119 kasus masih dalam perawatan.

Sementara sampel yang diambil untuk diperiksa secara Polymerase Chain Reaction (PCR) dan Tes Cepat Molekuler (TCM) sebanyak 2.552 sampel, dengan hasilnya, 546  sampel terkonfirmasi positif, 2.006 negatif.

Ketua Pelaksana Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Timur, Domu Warandoy, S.H,M.Si yang dikonfirmasi mengimbau masyarakat Sumba Timur tetap menerapkan protokol kesehatan.

Apalagi, lanjutnya, kasus positif Covid-19 selalu berfluktuasi.

Simak Penjelasan Ahli, Bolehkah Penderita Kanker Berobat ke Pengobatan Alternatif?

Begini Syarat Bagi Penderita Diabetes yang Boleh Ikut Vaksinasi Covid-19

1,5 Tahun Kursi Wakil Bupati Ende Kosong, Pengamat : Wakil Harus Representasi Kehendak Masyarakat

Menurut Domu, adanya penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) nampak bisa menekan kasus baru positif Covid-19.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved