Breaking News:

Derby Milan Terpanas

Bentrokan saat Striker AC Milan, Zlatan Ibrahimovic menanduk Bomber Inter Milan Romelu Lukaku di ajang Coppa Italia bulan lalu

Instagram/acmilan
LINK Live Streaming BeIn Sports 2 AC Milan vs Torino Liga Italia, Selasa 18/2 Jam 02.45 WIB. 

POS-KUPANG.COM - DUA seniman jalanan, SteReal, dan KayOne bekerja sama melukis mural bentrokan saat Striker AC Milan, Zlatan Ibrahimovic menanduk Bomber Inter Milan Romelu Lukaku di ajang Coppa Italia bulan lalu.

Mural raksasa itu dipahat di sisi sebuah gedung di samping Stadion San Siro, arena perselihan dua tim teratas di Serie A saat ini.

Tujuan dua seniman ini mulia. Mereka berharap mural itu akan mendinginkan derby Milan saat AC Milan menjamu Inter di pekan ke-23 Serie A di San Siro, Minggu (21/2) malam ini.

Agus Panik KMP Bili Terbalik, Dalam Waktu Lima Menit Airnya Makin Banyak

"Saya penggemar Milan, dan dia penggemar Inter. Pesan kami tentunya positif. Kami berharap mural ini juga dapat mendorong para pemain berdamai untuk big match ini," kata Marchetto kepada Reuters.

Derby della Madonnina kali ini memang disebut sebagai derby terpanas dalam sepuluh tahun terakhir.
Sebab, ini kali pertama sejak 2 April 2011 keduanya bertemu saat sama-sama sedang di puncak. Bahkan bisa disebut sebagai sama-sama kandidat calon juara terkuat.

Kabar Gembira, Dua Pasien Covid-19 di Nagekeo Dinyatakan Sembuh

Musim 2010/11 terbukti menjadi kuburan dari era kejayaan dua klub raksasa kota Milan tersebut. Ketika itu, Milan mengangkat trofi juara menghentikan cengkraman scudetto lima kali Inter. Namun, Inter masih bisa terhibur dengan kemenangan di Coppa Italia.

Tapi semenjak itu, kedua tim dari Milan ini tak ada yang pernah meraih juara lagi. Banyak hal yang berubah sejak itu. Tapi satu hal pasti, mereka tak pernah mengangkat trofi lagi.

Kedua klub sama-sama telah tiga kali berganti kepemilikan. Sembilan pelatih silih berganti datang di kubu AC Milan sejak musim 2010/11. Sedang Inter berganti nakhoda sampai 12 kali.

Sampai kemudian kini, keduanya sama-sama berada di puncak, dan hanya berselisih satu poin. Kehormatan dua raksasa Milan ini pun terangkat kembali. Seiring dengan itu, tensi tinggi pun kembali terpacu.

AC Milan tadinya nyaman di singgasana Serie A setelah memimpin selama 19 minggu. Namun, pekan lalu skuat asuhan Stafano Pioli ini kalah secara mengejutkan 0-2 dari tim papan bawah, Spezia, diikuti kemenangan Inter 3-1 atas Lazio.

Halaman
12
Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved