Breaking News:

PDIP Labrak Anies Baswedan Gegara Banjir Landa Jakarta, Gerindra Bela Habis-Habisan, Menurut Anda?

Terhadap fakta tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, banjir kiriman dari hulu sungai itu sangat sulit dikendalikan.

Warta Kota/Alex Suban (Tribunnews/ Alex Suban)
Sejumlah kendaraan mencoba menerobos banjir yang menggenangi Jalan Jatinegara Barat dan sekitarnya, di Jakarta Timur, Rabu (1/1/2020). Curah hujan yang tinggi ditambah dengan luapan air Sungai Ciliwung dan tingginya muka air laut membuat beberapa kawasan di Jakarta terendam banjir. 

PDIP Labrak Anies Baswedan Gegara Banjir Landa Jakarta, Gerindra Bela Habis-Habisan, Menurut Anda?

POS-KUPANG.COM - Sejak Sabtu (20/2/2021) dini hari hingga malam ini, sejumlah wilayah di Jakarta masih terendam banjir.

Selain curah hujan yang tinggi dan masih mengguyur Jakarta, banjir juga merupakan kiriman air yang datang dari daerah hulu.

Terhadap fakta tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, banjir kiriman dari hulu sungai itu sangat sulit dikendalikan.

Siswa SMA meninggal dunia karena kesetrum saat banjir melanda Kemayoran Jakarta Rabu dini hari 1 Januari 2020 dan mobil-mobil terendam di Puri Bintara Bekasi karena luapan banjir.
Siswa SMA meninggal dunia karena kesetrum saat banjir melanda Kemayoran Jakarta Rabu dini hari 1 Januari 2020 dan mobil-mobil terendam di Puri Bintara Bekasi karena luapan banjir. ((ACT) via TribunStyle.com)
Terhadap pernyataan Gubernur Anies Baswedan dan fakta tentang Jakarta saat ini, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono angkat bicara.
Gembong Warsono melabrak Anies Baswedan atas musibah banjir yang melanda sebagian wilayah Ibu Kota Negara saat ini.

Dilansir TribunWow.com, Gembong Warsono menyalahkan serta mempertanyakan janji dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, khususnya dalam penanganan banjir.

Ia mengatakan bahwa Anies pada masa kampanyenya sempat menjanjikan akan membuat suatu program sehingga banjir di Jakarta tidak akan menggenang lama.

Namun menurutnya, hal itu tidak terbukti pada kasus banjir kali ini yang terjadi sejak Jumat (19/2/2021) hingga Sabtu (20/2/2021).

"Kita kaitkan dengan janji Pak Gubernur, sebetulnya beliau menjanjikan kepada warga Jakarta bahwa genangan selambat-lambatnya enam jam harus sudah surut," kata Gembong, dikutip dalam acara Kompas Petang, Jumat (19/2/2021).

Mengaku mewakili rakyat DKI Jakarta, Gembong mempertanyakan janji-janji dari Anies tersebut untuk bisa mengentaskan banjir.

Bahkan dirinya menyebut Anies tidak memiliki kontribusi dalam penanganan banjir di Jakarta selama memimpin tiga tahun.

Halaman
1234
Editor: Frans Krowin
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved