Breaking News:

Satgas Yonarmed 3/105 Tarik Perindah Masjid Al-Hidayah

Personel TNI dari Satgas Yonarmed 3/105 Tarik perindah Masjid Al-Hidayah

Dok. Satgas Yonarmed 3/105 Tarik
Satgas Yonarmed 3/105 Tarik Perindah Masjid Al-Hidayah di Desa Eban, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur. 

Personel TNI dari Satgas Yonarmed 3/105 Tarik perindah Masjid Al-Hidayah

POS-KUPANG.COM | BETUN--Tetap kokoh dan kuatnya bangsa Indonesia hingga saat ini adalah karena persatuan dan kesatuan yang terlahir dari telah menyatunya seluruh masyarakat Indonesia yang berlatar belakang suku, budaya serta agama yang bhineka.

Dikala banyak negara yang masyarakatnya tidak bhineka namun selalu terjadi perang saudara.
Kebhinekaan Indonesia salah satunya yaitu dengan diakuinya secara hukum enam agama yang dianut masyarakatnya.

Ini yang Dilakukan Aparat Polsek Insana Utara Cegah Penularan Covid-19

Dengan demikian pentingnya toleransi antar umat beragama di Indonesia menjadi salah satu tolak ukur tetap kokoh dan kuatnya bangsa Indonesia dimasa yang akan datang.

Di Provinsi Nusa Tenggara Timur toleransi antar umat beragama tersebut bukan hanya sekedar ungkapan, walaupun dominan masyarakatnya memeluk agama Kristen Katholik namun kehidupan saling menghormati dan menghargai dalam kehidupan sehari-hari selalu dijaga dan dipelihara.

Begini Penjelasan BMKG Soal Prediksi Cuaca di Provinsi NTT Pada Hari Ini

Diungkapkan Dansatgas Yonarmed 3/105 Tarik, Letkol Arm Laode Irwan Halim, S.I.P., M.Tr.(Han), Rabu (17/2), bahwa sebagai generasi pewaris kemerdekaan kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan mempertahankannya. Salah satunya dengan menyadari betapa pentingnya toleransi antar umat beragama.

Sebagai wujud perhatiannya tersebut, selain membangun dan memperbaiki tempat ibadah umat Katholik seperti Kapela St. Arnoldus Jansen di Desa Fatuneno dan Kapela Lalebun di Desa Alas Selatan, Satgas Yonarmed 3/105 Tarik juga melakukan upaya memperbaiki tempat ibadah masjid yang menjadi sarana ibadah bagi umat Islam di perbatasan.

Masjid yang menjadi sasaran perbaikan oleh Satgas tersebut adalah Masjid Al-Hidayah yang berada di Desa Eban, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

"Yang kita lakukan adalah membangun papan nama Masjid Al-Hidayah sebagai identitas bahwa di Desa Eban terdapat sebuah masjid yang dapat digunakan oleh masyarakat beragama Islam untuk beribadah. Di samping memang masjid tersebut sering digunakan sebagai tempat ibadah bagi personel Satgas yang beragama Islam," ucapnya.

Ditambahkannya, walaupun masyarakat muslim di perbatasan ini tidak terlalu banyak, namun keberadaan masjid tersebut merupakan simbol tetap terjaga dan terpeliharanya toleransi umat beragama di wilayah ini.

" Ini juga sebagai wujud perhatian kami kepada masyarakat setempat, dimana kami memberikan perhatian yang sama tanpa melihat latar belakang," tambahnya.

Sementara itu, Ustad Safar (37) selaku Ketua Ta'mir Masjid Al-Hidayah mengucapkan rasa syukurnya atas kepedulian personel Satgas Yonarmed 3/105 Tarik yang telah terpanggil untuk memperhatikan Masjid Al-Hidayah.

"Alhamdulillah kami turut bersyukur, Komandan sudah peduli dengan masjid ini. Sekarang sudah nampak semakin indah, semoga amal jariyah bapak TNI semua diterima Allah SWT", ucapnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayong)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved