Breaking News:

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik, Kamis 18 Februari 2021: Menjadi Murid Yesus dan Pilihan Fundamen

Setiap murid akan dihadapkan dengan berbagai pilihan. Mereka dituntut untuk memilih yang terbaik dan fundamen.

Dok Maxi Un Bria
RD Maxi Un Bria dengan latar belakang menara Pizza Italia. 

Renungan Harian Katolik, Kamis 18 Februari 2021: Menjadi Murid Yesus dan Pilihan Fundamen (Lukas 9 :22-25)

Oleh: RD. Maxi Un Bria

POS-KUPANG.COM - Sejak semula Yesus mengingatkan para murid agar mereka mempersiapkan batin dan tidak terkejut manakala pada waktunya menyaksikan penderitaan yang dialami -Nya. Yesus berterus terang bahwa Ia akan menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat. Ia akan dibunuh dan bangkit pada hari ketiga.

Kepada para murid, Yesus secara tegas bersabda, “Setiap orang yang mau mengikuti Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikuti Aku” ( Lukas 9 :23 ). Pernyataan Yesus ini mengisyaratkan bahwa para murid memang dituntut untuk secara total mengasihi Yesus lebih dari siapa pun dan apa pun. Karena kasih itulah yang akan membuat para murid bertahan dalam suka - duka pelayanan dan ziarah hidup sebagai seorang murid.

Setiap murid akan dihadapkan dengan berbagai pilihan. Mereka dituntut untuk memilih yang terbaik dan fundamen.

Yesus membuka persepsi para murid dengan mengedepankan pernyataan: ”Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia membinasakan atau merugikan dirinya sendiri? ( Lukas 9 :25 ). Di sinilah para murid diminta untuk bersikap bijak dan secara matang menentukan pilihan nilai dan model sikap terbaik yang membantu diri mereka mengalami kebahagiaan dan keselamatan baik di bumi maupun di surga.

Adapun hal-hal fundamen yang melekat dengan hidup para murid Kristus adalah mengasihi-Nya, mendengarkan Sabda-Nya dan melaksanakan Sabda Tuhan dalam hidup setiap hari. Mengasihi Kristus secara total menjadi kekuatan ampuh yang menggerakkan dan memampukan para murid dalam mengemban tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan kepada mereka.

Dengan mendengarkan Sabda Yesus, para murid belajar memahami nilai-nilai Kerajaan Allah dan siap sedia untuk menjadi saksi Kabar Gembira di mana pun mereka diutus. Selanjutnya dengan melaksanakan amanat serta ajaran Yesus, para murid menegaskan komitmen dan jatidirinya sebagai murid yang setia dalam mengikuti dan menghayati ajaran Sang Guru sepanjang ziarah hidup dan pelayanan .

Dalam terang puasa, para murid berjuang mengendalikan diri secara maksimal dengan disiplin diri yang tinggi dan orientasi hidup yang terpusat pada Kristus dan ajaran-Nya. Sehingga mereka mampu menjadi saksi Kristus yang sejati di mana pun mereka diutus.

Semoga masa puasa ini menjadi momentum berahmat bagi para murid dan segenap insan Kristiani untuk menyangkal diri, memurnikan motivasi dan siap sedia mengikuti Yesus dan ajaran-Nya dalam setiap interaksi sosial dan aktivitas hidup. Salve.*

Simak juga video renungan harian katolik berikut:

Editor: Agustinus Sape
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved