Anggota Brimob Polda NTT BKO Polda Papua Terharu Diberi Penghormatan Khusus Kapolda NTT
Anggota Brimob Polda NTT BKO Polda Papua terharu diberi penghormatan khusus Kapolda NTT
Penulis: Ray Rebon | Editor: Kanis Jehola
Anggota Brimob Polda NTT BKO Polda Papua terharu diberi penghormatan khusus Kapolda NTT
POS-KUPANG.COM | KUPANG--Rasa haru dan bangga dirasakan 100 anggota Satuan Brimob Polda NTT yang mendapat tugas Bawah Kendali Operasi ( BKO) Polda Papua.
Keharuan dirasakan manakala untuk pertama kalinya pemberangkatan mereka dilakukan dengan penghormatan khusus.
Kapolda NTT, Irjen Pol Drs Lotharia Latif, S.H., M.Hum memimpin langsung penghormatan khusus kepada 100 anggota Satuan Brimob Polda NTT ini.
• Gugatan Paslon SBS-WT Lolos ke Sidang Pokok Perkara di Mahkamah Konstitusi
Penghormatan juga diberikan Waka Polda NTT Brigjen Pol Drs Ama Kliement Dwikorjanto, Irwasda Kombes Pol Yavip Yulianto, para direktur, kepala biro dan Kabid serta perwira dan anggota Polda NTT.
Bendera merah putih dihadirkan di sisi kanan barisan anggota Sat Brimob Polda NTT. Kemudian pasukan disisi kiri dan kanan dihadapkan ke 100 anggota Brimob Polda NTT BKO Polda Papua.
Lalu komandan upacar memberikan aba-aba penghormatan yang dilakukan Kapolda NTT dan jajarannya.
• Tim Bidokkes Polda NTT Autopsi Jenazah Hermanus Dami Warga Rote Ndao, Ini Penyebabnya
"Kami sangat bangga diperhatikan oleh pimpinan karena ada apresiasi dari pimpinan tertinggi di Polda NTT bahkan anggota lain," ujar Iptu Arnold Tey Seran, pimpinan rombongan Brimob Polda NTT kepada wartawan, Rabu (17/2).
Iptu Arnold Tey Seran yang juga Danki 1 Kompi 1 Satuan Brimob Polda NTT mengaku terharu dan bangga karena baru pada era Kapolda saat ini ada penghormatan khusus kepada pasukan Brimob yang bertugas ke luar.
"Saya pernah BKO ke Polda Metro Jaya saat pengamanan aksi 212 dan pengamanan Pilpres dan pada tahun 2003 BKO ke Polda Aceh untuk darurat militer. Belum pernah ada penghormatan khusus seperti ini," ujar mantan anggota Kompi Brimob Timor-Timur ini.
Ia juga bangga mendapat tugas BKO ke Polda Papua dan langsung ditunjuk memimpin 99 anggota Brimob lainnya.
"Kami akan melaksanakan tugas pengamanan di Papua yang saat ini sedang bergolak, namun doa dan penghargaan saat kami diberangkatkan menjadi motivasi tersendiri bagi kami," ujarnya.
Sesuai surat tugas, mereka akan BKO di Polda Papua selama 6 bulan. Namun semua tergantung situasi dan kondisi.
"Kalau kondisi belum stabil dan kehadiran kami masih dibutuhkan disana maka kami bisa lebih lama melakukan tugas BKO di Polda Papua," ujarnya.
Briptu Albrick Duyl, anggota Kompi 1 Batalyon B Pelopor Maumere juga mengungkapkan hal yang samam
"Saya pastinya bangga. Secara pribadi saya melihat kalau tindakan bapak Kapolda tadi membangkitkan moril anggota dan menambah semangat," ujarnya.
Ia juga bangga karena bisa dipercayakan utk bertugas demi bangsa dan negara di wilayah Polda Papua.
"Penghormatan dari Kapolda NTT, para pejabat dan anggota menjadi motivasi dan menambah daya juang kami saat bertugas. Ada perhatian dan harapan yang besar dari Kapolda NTT agar kami bisa menjalankan tugas dengan baik dan tuntas," ujarnya.
Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) memberangkatkan 100 anggota Brimob untuk perbantuan Bawah Kendali Operasi (BKO) Polda Papua yang dilepas Kapolda NTT, Irjen Pol Drs Lotharia Latif, SH MHum di Mapolda NTT, Rabu (17/2/2021).
BKO 100 anggota Brimob Polda NTT ke Polda Papua ini dalam rangka pengamanan Polsek rawan dan antisipasi kelompok bersenjata di Intan Jaya, Papua.
Ke-100 anggota Brimob Polda NTT ini selanjutnya berangkat dengan pesawat lion air pada Kamis (18/2/2021) pukul 06.00 Wita.
Ada yang unik dalam upacara pelepasan ini. Kapolda NTT dan seluruh pejabat utama serta anggota Polri yang hadir memberikan penghormatan khusus kepada 100 anggota Brimob Polda NTT BKO Polda Papua.
Baik Kapolda NTT maupun anggota yang hadir menghadap ke 100 anggota Brimob dan melakukan penghormatan.
Penghormatan dengan cara ini merupakan kali pertama yang digagas Kapolda NTT.
Penghormatan ini merupakan bentuk penghormatan khusus jajaran Polda NTT kepada pasukan Brimob yang melakukan tugas Polri di Polda Papua.
Kapolda NTT mengingatkan kalau pemberangkatan 100 anggota Brimob Polda NTT BKO Polda Papua adalah kehormatan bangsa dan negara kepada anggota Brimob Polda NTT.
Kapolda NTT berpesan agar 100 anggota Brimob Polda NTT yang berangkat harus pulang utuh 100 orang.
"100 orang yang berangkat maka yang kembali pun harus utuh 100 orang pula. Tidak boleh berkurang dengan alasan apapun," tegas jenderal polisi bintang dua ini.
Kapolda NTT juga bangga pada anggota Brimob Polda NTT karena menjalankan bukan hanya sebagai rotasi biasa tetapi juga karena ada pertimbangan khusus sehingga di BKO kan ke Polda Papua. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon)