Khasanah Islam
Deretan Kata Mutiara Umar bin Khattab Sahabat Rasulullah SAW soal Akhlak hingga Pesan untuk Lelaki
50 Kata Mutiara Umar bin Khattab Sahabat Rasulullah SAW soal Kehidupan, Akhlak, Pesan untuk Lelaki
6. "Orang yang menginginkan maksiat tapi tidak melakukannya, mereka itulah yang hati-hati mereka diuji oleh Allah untuk memiliki ketakwaan. Mereka mendapat ampunan dan pahala yang mulia."
7. "Jangan mengandalkan (percaya pada) akhlak seseorang, sampai engkau mengujinya ketika dia marah."
8. "Engkau hendaknya jujur (setia pada kebenaran) walau mengancam nyawamu."
9. "Setiap perbuatan yang membuatmu membenci (datangnya kematian), tinggalkanlah. Sehingga perbuatan itu takkan membahayakan saat ajalmu tiba."
10. "Jika kesibukan meletihkan, kesia-siaan waktu (malah) merusak (menghancurkan)."
11. "Mata pencaharian yang mengandung sebagian kerendahan (di mata orang) lebih baik daripada meminta-minta."
12. "Hendaknya kalian berzikir mengingat Allah, karena zikir itu obat. Dan jangan sekali-kali mengingat orang, karena hal ini penyakit."
13. "Ya Allah, jadikan aku mampu mengalahkan/mengatasi orang yang menzalimiku, agar aku pilih memaafkan dia sebagai rasa syukur kepada-Mu atas kemampuanku mengalahkannya."
14. "Kenali musuhmu, dan waspadailah temanmu kecuali yang tepercaya."
15. "Tunduklah/khusyukkanlah hatimu ketika berada di kuburan, rendah hatilah saat melakukan ketaatan, istigfarlah (mohonlah ampunan) ketika hendak atau sedang melakukan maksiat, dan mohonlah nasihat atas urusan-urusanmu kepada orang-orang yang takut kepada Allah."
16. "Sejak kapan kau memperbudak manusia, sementara mereka dilahirkan ibu mereka dalam keadaan merdeka?"
17. "Binasanya akal adalah keujuban."
18. "Alangkah buruknya putus silaturahmi setelah terjalin, kekerasan/kebencian setelah cinta, dan permusuhan setelah persaudaraan."
19. "Yang paling aku sukai dari kalian adalah yang paling baik diamnya sebelum kami mengabarkan (mempersilakan) kalian bicara. Namun, bila dia bicara, ucapannya paling benar di antara kalian. Dan jika kami amati, dia pun yang paling baik amal perbuatannya."
20. "Jauhilah tamak, karena tamak itu beban hidup dan kebusukan setelah kematian."