Timor Leste
Tragedi Santa Cruz, Sejarah Kelam Timor Leste Selama Pendudukan Indonesia. Genosida Timor Timur
POS-KUPANG.COM -- Tragedi Santa Cruz pada 12 November 1991 menjadi titik balik perjuangan kemerdekaan. Peristiwa yang menjadi bagian dari sejarah kel
POS-KUPANG.COM -- Tragedi Santa Cruz pada 12 November 1991 menjadi titik balik perjuangan kemerdekaan.
Peristiwa yang menjadi bagian dari sejarah kelam Timor Leste selama pendudukan Indonesia itu menyebabkan ratusan orang terbunuh.
Namun, peristiwa ini pula yang menjadi titik balik perjuangan kemerdekaan Timor Leste.
Peristiwa tersebut membuat dunia tak bisa lagi menutup mata dari kekacauan yang terjadi di Bumi Lorsae.
• WHO Puji Timor Leste! 41 Kasus Covid-19 dan Nol Kematian, Apa Strategi Bumi Lorosae Cegah Corona?
Ketika Timor Leste menjadi bagian wilayah Indonesia setelah diinvasi tahun 1975, kelompok rakyat pro-kemerdekaan Timor Leste terus melancarkan perlawanan untuk melepaskan diri.
Konfrontasi antar kelompok pro-kemerdekan dengan kelompok pro-integrasi maupun pasukan Indonesia pun sering terjadi.
Salah satunya ketika ratusan penunjuk rasa pro-kemerdekan diserang dan ditembaki pasukan Indonesia di sekitar pemakaman Santa Cruz, Dili.
Peristiwa itu dikenal sebagai Pembantaian Santa Cruz 1991, terjadi pada 12 November 1991.
Para pengunjuk rasa itu melakukan aksi unjuk rasa dengan berjalan dari Gereja St Antonio Padua di Motael menuju Pemakaman Santa Cruz tempat pemuda pejuang kemerdekaan Timor Leste bernama Sebastiao Gomes dimakamkan.
Dua mingu sebelum Pembantaian Santa Cruz terjadi, pemuda itu ditembak oleh tentara Indonesia, buntut pecahnya konfrontasi kelompok pro-integrasi dan kelompok pro-kemerdekaan dalam pertemuan di Gereja Motael, Dili.
Para pengunuk rasa berjalan sambil membentangkan spanduk, Viva Xanana, sementara tentara Indonesia berjaga di sudut-sudut jalan dengan senjata siaga.
Namun, aksi demo itu berakhir rusuh, tiba-tiba datang rentetan tembakan. membuat pendemo di bagian belakang roboh, yang lain bubar, lari tunggang-langgang.
• Deklarasi Kemerdekaan Bumi Lorosae Hanya Seumur Jagung Karena Langsung Diinvasi Pasukan Indonesia
Suasana mencekam dalam peristiwa yang diakui sebagai bagian dari genosida Timor Timur itu diabadikan oleh seorang jurnalis asing Max Stahl.
Rekaman Stahl sendiri merupakan satu-satunya bukti video yang menangkap peristiwa mencekam itu.
Ia merekam tentara yang menembak, memukuli, dan menyeret orang pergi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/rgsytytygrt.jpg)