Breaking News:

Pasien Positif Covid-19 di RST Wirasakti Kupang Diambil Paksa Keluarga

Salah satu pasien positif Covid-19 di RST Wirasakti Kupang diambil paksa keluarga

POS-KUPANG.COM/Amar Ola Keda
Tim gugus tugas covid-19 saat mengevakuasi jenazah covid-19 dari rumah keluarga menujuh TPU Damai Fatukoa 

Salah satu pasien positif Covid-19 di RST Wirasakti Kupang diambil paksa keluarga

POS-KUPANG.COM | KUPANG- Seorang pasien positif Covid-19 berinisial MA (62) warga Kota Kupang, NTT dikabarkan meninggal dunia di RST Wirasakti Kupang, Sabtu (13/2/2021) sekitar pukul 01.00 WITA. 

Informasi yang dihimpun wartawan, pasien tersebut pun langsung dievakuasi oleh petugas kesehatan dari ruang isolasi menuju ruang jenazah dengan menggunakan protokol kesehatan COVID-19.

Jadi Pembela Jokowi,Segini Gaji Buzzer di Indonesia dan Cara Kerjanya,Keberadannya Kini Disorot

Sekitar pukul 01.10 WITA tim gugus tugas COVID-19 Kota Kupang tiba di RST Wirasakti Kupang untuk melakukan evakuasi terhadap pasien meninggal dunia dengan prokes COVID-19. 

Namun, kedatangan tim gugus tugas sekitar pukul 02.15 WITA itu ditolak pihak keluarga. Pihak keluarga korban kemudian mengambil paksa jenazah dan membawa pulang jenazah ke rumah duka dengan menggunakan mobil avansa hitam No. Pol. DH 1711 HH.

Beda Jauh Puput Nastiti Devi danVeronika Tan,Mantan Isrti Ahok Rayakan Imlek dengan Gaun Sederhana

Sekitar pukul 03.00 WITA Kapolsek Oebobo, Kapolsek Kelapa Lima bersama Kasat Intelkam Polres Kupang Kota melaksanakan kordinasi dengan HA yang merupakan perwakilan keluarga.

Kepada polisi, keluarga mengaku pengambilan jenazah itu lantaran kecewa pelayanan pihak rumah sakit, karena penanganan pasien yang meninggal dunia tidak mengikuti prokes COVID-19. Pasien, menurut HA, tidak diisolasi di ruangan isolasi COVID-19 namun di rawat bersama dengan pasien umum yang bukan COVID-19.

Meski demikian, pihak keluarga tetap bersikeras untuk menguburkan jenazah di pekuburan keluarga di Kelurahan Solor, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang.

Setelah mendapat penjelasan dari aparat, sekitar pukul 04.15 WITA  pihak keluarga akhirnya mau menerima untuk jenazah dimakamkan secara protokol COVID-19 di TPU Damai Fatukoa. Namun, keluarga meminta jenazah harus dimakamkan secara syariah Islam (mandikan dan disholatkan) di rumah duka, setelah itu diserahkan untuk dimakamkan secara protokol kesehatan COVID-19. 

Sekitar pukul 08.00 WITA, tim gugus tugas COVID-19 Kota Kupang tiba di rumah duka dan mengevakuasi jenazah ke mobil jenazah dan langsung dibawa ke TPU Damai Fatukoa untuk dikuburkan.

Halaman
12
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved