Menteri Agama Angkat Suara Tudingan Din Syamsuddin Radikal, Yaqut Cholil Qoumas Ajak tabayyun 

Menteri Agama Angkat Suara Tudingan Din Syamsuddin Radikal, Yaqut Cholil Qoumas Ajak tabayyun 

Editor: Hasyim Ashari
Capture Youtube
Menteri Agama Angkat Suara Tudingan Din Syamsuddin Radikal, Yaqut Cholil Qoumas Ajak tabayyun  

Lantas bagaimana reaksi Tjahjo Kumolo?

"Pak Tjahjo mendengarkan sj, namanya ada orng minta bicara utk menyampaikan aspirasi ya didengar. Tp pemerintah tdk menindaklanjuti apalagi memroses laporan itu," tulisnya lagi.

* Din Syamsuddin Dituduh Radikal, PBNU: Mana Buktinya, Jangan Sampai Hanya Fitnah

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Din Syamsuddin dituduh sebagai tokoh radikal dan dilaporkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Tuduhan tersebut berasal dari Gerakan Anti Radikalisme Alumni Institute Teknologi Bandung (GAR-ITB).

Menanggapi tuduhan ini, Juru Bicara Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto yang juga mantan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, kelompok yang menuding Din Syamsuddin sebagai tokoh radikal, adalah penuh kebencian pribadi dan terkesan berhalusinasi.

Dalam cuitannya di akun twitter pribadinya @Dahnilanzar, Jumat (12/2) Dahnil mengatakan, telah mengenal lama Din Syamsuddin.

Dahnil mengungkapkan, sosok Din Syamsuddin adalah tokoh Islam Indonesia yang disegani dunia karena kiprahnya pada forum-forum lintas agama dunia.

"Saya kenal baik dengan beliau. Bahkan beliau sempat menjadi Presiden Religion for Peace Asia dan Pasific," katanya.

Menurut Dahnil, apabila saat ini mantan Ketua Dewan Pertimbangan MUI itu bersifat kritis terhadap kebijakan pemerintah maka itu merupakan hal wajar sebagaimana mestinya mengingatkan pemerintah dari luar.

"Saat ini beliau kritis, ya harus karena beliau ada di luar pemerintahan dan fadhu kifayah mengingatkan kami yang di Pemerintahan Beliau disegani banyak tokoh-tokoh lintas agama dunia," tandasnya.

Komentar yang sama juga diungkapkan oleh Guru Besar Sejarah, Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Prof Azyumardi Azra.

"(Pelaporan) adalah absurd, tidak masuk akal jika Prof Din Syamsuddin dilaporkan sebagai radikal, jelas mengada-ada," kata Prof Azyumardi Azra.

Menurut mantan Rektor UIN Syarif Hidayatullah ini, Din Syamsuddin adalah salah satu gurubesar terkemuka di kampus UIN Jakarta.

Mantan Ketua Dewan Pertimbangan MUI itu, kata Prof Azra, telah memberikan banyak kontribusi, baik kepada UIN Jakarta, Muhammadiyah, maupun negara dan bangsa Indonesia.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved