Rayakan HUT, Alumni HMI Lembata Gelar Silaturahmi Alumni Lintas Generasi
pertama kali di laksanakan oleh para alumni HMI di Kabupaten Lembata dan dihadiri sekitar lima puluhan orang.
Alumni HMI Lembata Gelar Silaturahmi Alumni Lintas Generasi
POS-KUPANG.COM|LEMBATA -- Dalam rangka memperingati hari ulang tahun Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang ke 74 tahun pada tanggal 5 Februari 2021 lalu, alumni HMI Lembata menggelar silaturahmi alumni lintas generasi yang diadakan di Kantor Desa Leubatang Kecamatan Omesuri, kabupaten Lembata, Minggu (07/02/2021).
Silahturahmi alumni ini merupakan yang pertama kali di laksanakan oleh para alumni HMI di Kabupaten Lembata dan dihadiri sekitar lima puluhan orang.
Sebagai salah satu organisasi kemahasiswaan tertua di Indonesia yang didirikan oleh Lafran Pane pada tanggal 5 Februari 1947 lalu di Unversitas Islam Indonesia, Yogyakarta hingga kini terus menjaga semangat keislaman dan keIndonesiaannya.
HMI merupakan organisasi perkaderan yang sejak di dirikan sampai saat ini terus melahirkan tokoh-tokoh bangsa Nur Kholis Majid, Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Politisi Senior Golkar Akbar Tanjung, tokoh otonomi Lembata H. Sulaeman L Hamzah dan beberapa tokoh nasional lainnya.
Hasnan Lado Purab selaku Presidium KAHMI Lembata dalam sambutannya menyaampaikan bahwa sejarah HMI merupakan sejarah persatuan yang menurutnya sejarah HMI selaras dengan sejarah Bangsa.
• Ini Penyebabnya Bayi Sering Tertawa atau Tersenyum saat Tidur
• Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Manggarai :1.140 Warga Manggarai Positif Rapid Antigen
Ia menjelaskan memisahkan sejarah HMI dari sejarah Nasional hanya akan membuat sebuah pertentangan dalam cerita-cerita sejarah di bangsa ini.
Ia menegaskan agar para alumni HMI untuk terus memberikan sumbangsi pemikiran cerdas dan konstruktif untuk membangun kabupaten Lembata, NTT dan Negara.
Ridho Mayeli salah seorang alumni muda mantan pengurus HMI cabang Kupang mengharapkan agar dengan adanya silaturahmi alumni HMI ini bisa dijadikan satu spirit dasar bagi para alumni.
"Pengaplikasiaan eksitensi sebagai insan pengabdi sebagaimana yang termaktub didalam lima kwalitas insan cita, tidak hanya memiliki segudang konsep tapi bagaimana diaplikasikan dalam tindakan nyata dan aksi-aksi sosial" tambahnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM/Irfan Hoi)