Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik, Sabtu 6 Februari 2021: Yesus Merasa Tergerak Hati Oleh Belaskasih

Pada umumnya gejala orang yang kelelahan adalah menguap terus. Komunikasi atau interaksi dengan orang lain pun tidak nyambung.

Editor: Agustinus Sape
Dok Pribadi
RD Ambros Ladjar 

Renungan Harian Katolik, Sabtu 6 Februari 2021: Yesus Merasa Tergerak Hati Oleh Belaskasih kepada Orang Banyak (Markus 6: 30 - 34)

Oleh: RD. Ambros Ladjar

POS-KUPANG.COM - Pada umumnya gejala orang yang kelelahan adalah menguap terus. Komunikasi atau interaksi dengan orang lain pun tidak nyambung. Kelihatan muka mengantuk, dan ada kesan tak ada konsentrasi baik.

Kalau orang sudah capek bekerja maka butuh istirahat. Butuh ketenangan, bahkan harus menghindar jauh dari kebisingan. Sangat menjengkelkan jika waktu istirahat selalu diganggu. Padahal orang butuh waktu untuk memulihkan tenaga. Biar mereka bisa segar kembali bekerja penuh semangat.

Para rasul pun kumpul kembali setelah menjalani tugas perutusan. Mereka lakukan monev (monitoring dan evaluasi) atas tugas yang diberikan Yesus. Apa yang sudah dilakukan & diajarkan dlaporkan. Yesus tahu bahwa tugas mereka berat. Dia pun lihat mereka kelelahan.

Olehnya Yesus ajak mereka mencari tempat yang sunyi. Biar jauh dari jangkauan orang banyak sehingga bisa istirahat. Apa lagi jika kerumunan orang banyak maka makan minum pun jadi sulit.

Ternyata tujuan mereka diketahui massa. Biarpun belum ada teknologi GPS seperti saat itu. Mereka ikut jalan pintas dan tiba duluan. Yesus iba hati kepada mereka ibarat domba tanpa gembala & langsung membantu mereka.

Tiap hari kita sibuk penuhi kebutuhan hidup. Karena saking sibuknya kerja, banyak yang lupa istirahat. Kerja nonstop dari pagi sampai malam. Jika hasil belum cukup orang forsir seluruh tenaga. Akibatnya lupa makan dan minum, lalu mengeluh sakit ini dan itu.

Sebetulnya kita juga perlu korektif atas diri. Banyak juga yang tak sadari sakit bawaannya, akhirnya direnggut maut. Kita tak bisa belas kasih guna memperhatikan orang lain saat kita sedang menderita. Tak ada orang yang berstatus pasien dapat melayani sesama pasien. Kita butuh kekuatan dan sentuhan kasih dari Tuhan Yesus. Barulah kita bisa melihat sesama kalau kondisi kita fit dan fresh.

Selamat siang dan selamat akhir pekan buat para sahabat dan segenap keluarga semuanya. Serahkanlah dirimu selaku utusan Tuhan. Anda perlu andalkan kuasa-Nya. Juga tak boleh lupa terapkan Protokol Kesehatan di mana pun. Tuhan memberkati kita. Amin.*

Simak juga video renungan harian katolik berikut:

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved