Breaking News:

Berita Ekonomi Bisnis

Tingkat Hunian Kamar Hotel Menurun akibat Pandemi

Bisnis perhotelan dan restoran juga masih terkena imbas dampak pandemi. Apalagi, beberapa daerah mulai melakukan Pemberlakuan

KOMPAS.com/whyframestudio
Ilustrasi hotel 

 
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Intan Nuka

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pandemi Covid-19 terus memberikan dampak hingga tahun 2021. Bisnis perhotelan dan restoran juga masih terkena imbas dampak pandemi. Apalagi, beberapa daerah mulai melakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Menurut Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Nusa Tenggara Timur Freddy Ongko Saputra, situasi PPKM itu membuat para pelancong dan pengusaha tidak bisa melakukan aktivitas karena takut dan waktu karantina yang cukup panjang baik pergi maupun pulang. Selain itu, hotel dan restoran menjadi sepi.

PPKM memang berdampak terhadap tingkat hunian kamar. Executive Secretary and MarComm Swiss-Belinn Kristal Kupang, Dewi A Putri Mandala menjelaskan, tingkat hunian kamar di hotel bintang tiga itu berkisar dari 40-50 persen sehari dengan presentase penurunan mencapai 10-15 persen. Hal itu memberi imbas juga pada pendapatan hotel, serta adanya pengurangan hari kerja karyawan menjadi 15 hari kerja. "Sistemnya seperti unpaid leave dan sudah berlaku sejak Januari 2021," jelasnya.

Adanya PKKM juga membuat Aston Kupang Hotel and Convention Center mengurangi kapasitas dine in yang semula 35 persen menjadi 25 persen. Public Relations Officer Aston Kupang, Leonora Agatha menyebut, sarapan juga dilakukan di kamar; menutup Leet Sky, gym, kolam renang, martha tilaar, dan beberapa promo all you can eat; serta hanya mengandalkan promo delivery.

Fredy mengaku, pandemi memang berdampak pada pekerja yang kemudian mengalami PHK, dirumahkan, dibayar separuh gaji, tergantung dari negosiasi antara pengusaha dengan pekerja. Namun, PPKM ini suatu keharusan untuk menyelamat jiwa manusia. Meski ekonomi menurun, ia juga bersyukur keperluan pangan tetap tersedia. 

"Mudah-mudahan pemerintah segera melakukan vaksinasi untuk daerah yang parah seperti NTT dan bisa cepat normal," tutupnya.

 
 

RST Wirasakti Kupang Layani Swab Antigen Gratis bagi Masyarakat, Simak INFO

 
 

Penulis: F Mariana Nuka
Editor: Ferry Ndoen
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved