Berita Waingapu Terkini

Pemkab Sumba Timur Rapat Persiapan Vaksinasi Covid-19

Pemkab) Sumba Timur menggelar rapat persiapan pencanangan dan pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Rapat ini membahas soal kelompok kerja t

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Ferry Ndoen
istimewa
Dandim 1601 Sumba Timur, Letkol. Czi. Dr. Dwi Joko Siswanto,S.E, M.I.Pol didampingi Kapolres Sumba Timur, AKBP. Handrio Wicaksono, S.Ik dan Sekda Sumba Timur, Domu Warandoy, ketua PN Waingapu, Richard Edwin Basoeki,S.H,M.H dan Kadis Kesehatan Sumba Timur, dr. Chrisnawan Try Haryantana saat rapat persiapan pencanangan pelaksanaan vaksinasi Covid-19. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM/WAINGAPU --  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Timur menggelar rapat persiapan pencanangan dan pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Rapat ini membahas soal kelompok kerja tim pelaksana vaksinasi Covid-19 di wilayah setempat.
Rapat ini berlangsung di Aula Setda Sumba Timur, Kamis (4/2/2021).

Pertemuan tersebut dipimpin Sekda Sumba Timur, Domu Warandoy, S.H. Hadir saat itu, Dandim 1601 Sumba Timur, Letkol Czi Dr. Dwi Joko Siswanto,S.E,M.I.Pol, Kapolres Sumba Timur, AKBP. Handrio Wicaksono, S.IK, Ketua Pengadilan Negeri Waingapu, Richard Edwin Basoeki, S.H,M.H, Kepala Dinas Kesehatan Sumba Timur,dr. Chrisnawan Try Haryantana dan semua anggota kelompok kerja tim pelaksana vaksinasi Covid-19 Sumba Timur.

Saat pertemuan langsung dibagikan surat keputusan Bupati Sumba Timur tentang susunan keanggotaan kelompok kerja tim pelaksana vaksinasi Covid-19 Kabupaten Sumba Timur.

Banyak Pejabat di Ende Gugur, Kanis Poto Kecewa, Kapolres Jadi Orang Pertama Divaksin Covid

Pelindung dalam kelompok kerja tim pelaksana vaksinasi Covid-19 ini adalah Bupati Sumba Timur, Drs. Gidion Mbilijora,M.Si, Wakil Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali,S.T,M.T , Kapolres Sumba Timur, AKBP. Handrio Wicaksono, S.IK,  Dandim  1601 Sumba Timur, Letkol Czi Dr. Dwi Joko Siswanto,S.E,M.I.Pol, Kejari Sumba Timur, Okto Rikardo,S.H dan Ketua Pengadilan Negeri Waingapu, Richard Edwin Basoeki, S.H,M.H. 
Pengarah, Sekda Sumba Timur, Domu Warandoy,S.H,M.Si, Ketua ,Kepala Dinas Kesehatan Sumba Timur, dr. Chrisnawan Try Haryantana, Wakil Ketua, Kepala Pelaksana BPBD Sumba Timur, Ir. Mikail Jaka Laki dan Sekretaris, Kepala Bagian Kesra Setda Sumba Timur, Yulius Marahongu,S.Sos.

Sedangkan Koordinator Pelaksanaan vaksinasi Covid-19, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Sumba Timur, Tri Mayudin
Sekda Sumba Timur, Domu Warandoy,S.H,M.Si mengatakan, rapat tersebut dilakukan dalam rangka persiapan pencanangan dan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Sumba Timur.

"Kita pertemuan agar menyiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan pelaksanaan vaksin Covid-19, terutama pencanangan. Kita juga persiapkan pejabat daerah esensial untuk menerima vaksin Covid-19," kata Domu.
Dijelaskan, setelah pencanangan dan pemberian vaksin kepada pejabat daerah, maka tahapan selanjutnya adalah vaksinasi bagi tenaga kesehatan (nakes) di Sumba Timur.

"Untuk pelaksanaan pencanangan dan vaksinasi Covid-19 perlu libatkan media agar kegiatan dipublikasikan kepada masyarakat. Ini bertujuan agar bisa menangkal isu hoax tentang vaksin Covid-19," katanya.

Ketua Pengadilan Negeri Waingapu, Richard Edwin Basoeki, S.H,M.H mengatakan, sebagai warga negara maka harus mendukung program vaksinasi Covid-19.

"Kita harus dukung program ini dan jangan kita yang menjadi penghalang. Kita juga harus  bisa meredam berita hoax tentang vaksin ini. Sebagai orang percaya harus beriman bahwa apa yang pemerintah lakukan ini untuk melindungi rakyat," kata Richard.
Dikatakan, bagi nakes yang akan bertugas, perlu bekerja dengan sungguh- sungguh, terutama perhatikan syarat-syarat orang yang hendak divaksin.

"Perhatikan  calon penerima vaksin, yakni orang  yang harus sehat tanpa ada penyakit.
Jangan sampai kita vaksin tapi kepada orang yang kategori bukan yang seharusnya divaksin," katanya.
Richard juga mengatakan,  setelah mengikuti vaksin, tentu bukan sebagai superman, tapi perlu tetap mendisiplinkan diri dengan protokol kesehatan.

"Jadi kita bukan Superman tapi kita tetap menjalankan protokol kesehatan," ujarnya.
Direktur RS Imanuel, dr. Dany 

mengatakan, secara nasional pemerintah menunjuk Kemenkes yang menjadi koordinator pelaksanaan vaksinasi. "Tapi di SK Bupati Sumba Timur kegiatan ini dikoordinir oleh BPJS.
Lebih baik diambil alih saja oleh Dinas Kesehatan," kata dr. Dany.
Kepala BKAD Sumba Timur, Umbu Wohangara mengatakan, soal penganggaran , teknis penganggaran per kecamatan.
Sekda Sumba Timur mengatakan, sebenarnya benar soal koordinator yang memang harus satu pintu, sehingga keuangan atau penganggaran dari BKAD melalui Dinas Kesehatan.

Kabid P2P Dinas Kesehatan Sumba Timur, Jonker Telnoni,S.KM mengatakan, penentuan koordinator pelaksanaan vaksinasi Covid-19 itu oleh pemerintah pusat dan secara nasional dikoordinir oleh Kemenkes dan di daerah baik provinsi, kabupaten dan kota juga mengikuti sehingga pelaksanaan vaksinasi Covid-19 itu dikoordinir oleh BPJS.

 

 
 

Dandim 1601 Sumba Timur, Letkol. Czi. Dr. Dwi Joko Siswanto,S.E, M.I.Pol didampingi Kapolres Sumba Timur, AKBP. Handrio Wicaksono, S.Ik dan Sekda Sumba Timur, Domu Warandoy, ketua PN Waingapu, Richard Edwin Basoeki,S.H,M.H dan Kadis Kesehatan Sumba Timur, dr. Chrisnawan Try Haryantana saat rapat persiapan pencanangan pelaksanaan vaksinasi Covid-19.
Dandim 1601 Sumba Timur, Letkol. Czi. Dr. Dwi Joko Siswanto,S.E, M.I.Pol didampingi Kapolres Sumba Timur, AKBP. Handrio Wicaksono, S.Ik dan Sekda Sumba Timur, Domu Warandoy, ketua PN Waingapu, Richard Edwin Basoeki,S.H,M.H dan Kadis Kesehatan Sumba Timur, dr. Chrisnawan Try Haryantana saat rapat persiapan pencanangan pelaksanaan vaksinasi Covid-19. (istimewa)

 
 

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved