Sabtu, 9 Mei 2026

Merasa Pendeta Gilbert Lumoindong Berada di Pihaknya, Abu Janda Spontan Ungkapkan Kalimat Ini

Menurut Gilbert Lumoindong dalam berita itu, kata evolusi bermakna multitafsir dan tidak bisa serta merta dikaitkan dengan teori Darwin.

Tayang:
Editor: Frans Krowin
Warta Kota.com
Permadi Arya atau biasa disapa Abu Janda 

Merasa Pendeta Gilbert Lumoindong Berada di Pihaknya, Abu Janda Spontan Ungkapkan Kalimat Ini

POS-KUPANG.COM, JAKARTA-- Permadi Arya atau yang kerap menjuluki dirinya Ustaz Abu Janda kini dalam masalah serius setelah dilaporkan ke polisi atas dua kasus berbeda.

Ia dilaporkan soal dugaan ujaran SARA dan penistaan agama serta tentang dugaan rasisme terhadap pegiat HAM asal Papua Natalius Pigai.

Di sisi lain, sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama yang selama ini diam kini bersuara dan menyatakan tidak sependapat dengan pernyataan Abu Janda.

"Twit ⁦@permadiaktivis1⁩ yang bilang Islam sebagai arogan ini ngaco banget. Memang ada aliran Islam tertentu yang haramkan tradisi lokal, tapi muslim yang menentang aliran tersebut banyak sekali. Paham keislaman NU justru sangat ramah dengan tradisi lokal. Menyebut Islam argoan itu koplak!" tulis Sahal lewat @sahaL_AS.

Putri Gus Dur, Alissa Wahid mengatakan tingkah Permadi Arya alias Abu Janda bertentangan dengan perilaku warga Nahdlatul Ulama (NU). Alissa menyebut orang-orang NU sangat rendah hati, tidak jemawa, dan berhati-hati dengan orang lain.

Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid menyebut sikap Permadi Arya alias Abu Janda tidak mencerminkan anggota Nahdlatul Ulama (NU).

"Kalau orang mengaku NU itu biasa, atau mungkin Abu Janda punya kartu anggota NU, saya tidak tahu."

"Tetapi apa yang disampaikan Abu Janda sangat tidak NU," ujar Jazilul saat diskusi Polemik Trijaya, Jakarta, Sabtu (30/1/2021).

Menurutnya, NU tidak pernah mengajarkan kebencian antar-sesama manusia, apalagi sampai mengatakan Islam arogan seperti disampaikan Abu Janda dalam akun media sosialnya.

"Kalau yang disampaikan tidak sesuai dengan visi Nahdliyin, dirugikan dong NU."

"Apalagi sampai mengatakan Islam arogan, atau apalah," ucap Jazilul.

Baca juga: KNPI Kembali Laporkan Abu Janda ke Bareskrim, Kali Ini karena Sebut Islam Arogan

Oleh sebab itu, Jazilul menyakini Abu Janda bukan anggota NU sejati, dan tidak ikut pengaderan yang kerap dilakukan organisasi Islam itu.

"Dia tidak mengerti NU. Kalau dia NU, tunjukkan ke NU-annya. Kalau dia bersalah, maka NU tidak akan melindungi," paparnya.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved