Kamis, 16 April 2026

25 Tenaga Kesehatan Di TTS Terpapar Covid-19

Sebanyak 25 tenaga medis di Kabupaten TTS terkonfirmasi positif terpapar Covid-19

Penulis: Dion Kota | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/DION KOTA
Kadis Kesehatan Kabupaten TTS, dr. Irene Atte 

POS-KUPANG.COM | SOE - Sebanyak 25 tenaga medis di Kabupaten TTS terkonfirmasi positif terpapar Covid-19. Ke-25 tenaga kesehatan ini tersebar di RSUD Soe dan juga beberapa Puskesmas di Kabupaten TTS.

" Untuk tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif Covid 19 terdiri dari 6 dokter, 7 perawat, 8 bidan, 2 tenaga farmasi, 1 pengelola gizi dan 1 tenaga kesehatan masyarakat," papar Kadis Kesehatan Kabupaten TTS, dr. Irene Atte kepada POS-KUPANG.COM, Senin (1/2/2021) di ruang kerjanya.

Baca juga: PLN dan P4S Buana Lestari Kembangkan Hidroponik dengan Manfaatkan Sinar Lampu UV

Ke-25 tenaga kesehatan tersebut lanjut Irene menjalani isolasi mandiri dibawah pemantauan petugas medis dari tim gugus tugas, 4 di antaranya saat ini telah dinyatakan sembuh setelah 2 kali swab terakhir dinyatakan negatif.

" 4 dokter yang sempat terpapar virus Corona sudah dinyatakan sembuh, salah satunya direktur RSUD Soe, dr. Ria Tahun," jelasnya.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Tingkat Kabupaten di Mulai Tanggal 3 Februari

Menanggapi issue yang berkembang di masyarakat yang menyebutkan jika petugas medis suka mengcovidkan orang, Irene dengan tegas membantah hal tersebut. Dirinya mengatakan, tidak ada petugas kesehatan di kabupaten TTS yang mengcovidkan pasien. Seseorang dinyatakan positif terpapar Covid 19 jika sudah ada hasil pemeriksaan swab PCR.

" Itu hanya isu hoax saja. Kita rugi jika mengcovidkan pasien tanpa ada pemeriksaan swab PCR. Perawatan pasien Corona ini tidak sembarangan ada SOP-nya dan cukup ribet. Selain itu, audit dana Covid yang dilakukan oleh BPK juga sangat ketat," paparnya.

Diberitakan sebelumnya, Sebanyak 259 sampel swab yang dikirimkan Pemda TTS untuk dilakukan pemeriksaan swab PCR di RSUD Prof. W. Z. Johannes Kupang masih menunggu hasil pemeriksaan.

Hal ini terjadi lantaran menumpuknya sampel swab yang dikirim dari setiap Kabupaten di NTT untuk dilakukan pemeriksaan PCR di RSUD Prof. W. Z. Johannes Kupang. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved