10 Orang di Kabupaten Sumba Timur Positif Covid-19 dari Hasil Pemeriksaan TCM
kasus positif Covid-19 di Sumba Timur selalu fluktuatif, bahkan rata-rata ada penambahan kasus setiap hari.
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
10 Orang di Sumba Timur Positif Covid-19 dari Hasil Pemeriksaan TCM
POS-KUPANG.COM|WAINGAPU -- Berdasarkan hasil pemeriksaan sampel dengan metode Tes Cepat Molekuler (TCM), ditemukan ada 10 orang di Sumba Timur terkonfirmasi positif Covid-19. Pemeriksaan TCM ini dilakukan di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu.
Informasi yang diperoleh, Sabtu (30/1/2021), kasus positif Covid-19 di Sumba Timur selalu fluktuatif, bahkan rata-rata ada penambahan kasus setiap hari.
Pada Jumat (29/1/2021) terjadi penambahan 10 kasus. Ke-10 kasus itu ditemukan saat pemeriksaan sampel dengan TCM. Penambahan kasus kositif sebanyak 10 kasus itu berasal dari Kecamatan Kota Waingapu sebanyak lima kasus dan Kecamatan Kambera juga terdapat lima kasus.
Sementara itu, ada satu kasus dari Kecamatan Kambera yang meninggal dunia di hari yang sama.
Sementara data dari Posko Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Timur menyebutkan total kasus positif Covid-19 di Sumba Timur sudah Mencapai 253 kasus.
Dari 253 kasus itu, 156 kasus telah sembuh, 12 kasus meninggal dunia dan 85 kasus sedang dalam perawatan.
Total sampel yang diambil untuk diperiksa secara Polymerase Chain Reaction (PCR) dan TCM sebanyak 2.379 sampel dengan rincian, 1.968 sampel negatif, 317 sampel terkonfirmasi positif dan 94 sampel belum ada hasil.
Ketua Pelaksana Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Timur, Domu Warandoy, S.H,M.Si tetap meminta semua masyarakat Sumba Timur agar tetap menerapkan protokol kesehatan.
Apalagi, lanjutnya, kasus positif Covid-19 selalu berfluktuasi.
Ditanyai soal tingkat efektivitas dari penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) , ia mengakui, adanya PPKM itu terlihat bisa mencegah peningkatan kasus positif.
Baca juga: Kabupaten Nagekeo Tambah Lima Kasus yang Terkonfirmasi Positif Covid-19
Baca juga: SIAP-SIAP Sri Mulyani Akan Atur Mekanisme Pemajakan Pulsa Hingga Token Listrik, Begini Caranya
Baca juga: Pelaku Perjalanan ke Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat Wajib Rapid Tes Antigen
Baca juga: Kepala BPBD NTT, Thomas Bangke : NTT Siaga Bencana Hidrometeorologi
"Kita akan evaluasi setelah 31 Januari 2021 ini, apakah kita perpanjang PPKM atau tidak," kata Domu.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)