Rabu, 15 April 2026

PERANG DUNIA III Di Depan Mara,  India dan China Kerahkan Pasukan Besar & Alat Perang ke Perbatasan

Kedua negara yang sama-sama punya senjata nuklir itu sama-sama mengerahkan pasukan besar ke perbatasan di Himalaya Timur yang kini

Editor: Alfred Dama
India Today
Konflik militer antara India dan China. 

PERANG DUNIA III Di Depan Mara,  India dan China Kerahkan Pasukan Besar & Alat Perang ke Perbatasan

POS KUPANG.COM -- Konflik perbatasan antara China dan India kembali ke level puncak

Kedua negara yang sama-sama punya senjata nuklir itu sama-sama mengerahkan pasukan besar ke perbatasan di Himalaya Timur yang kini menjadi sengketa dua negara tersebut

Hubungan antara India dan China tak kunjung membaik.

Bahkan akhir-akhir ini semakin memburuk.

Hal ini lantas membuat area perbatasan semakin panas dan terkendali.

Seperti yang terjadi baru-baru ini.

Baca juga: Amerika Kembali Tolak Klaim China di Laut China Selatan, Menlu AS: China Berlebihan, Siap Perang?

Baca juga: ISRAEL Rencanakan Serangan Besar Mematikan ke Iran, Kini Upgrade Kemampuan Militer, Ini Strateginya

Baca juga: Nagita Slavina Disebut Mbah Mijan Diam-diam Simpan Benci ke Ayu Ting Ting, Padadal Pasang Senyum

Baca juga: Krisdayanti Dikabarkan Keluargan Dana Rp 200 Juta untuk Operasi Plastikk, Ini Wajahnya Tanpa Makeup

Perbatasan India dan China di Himalaya yang sudah semakin mendekati musim dingin
Perbatasan India dan China di Himalaya yang sudah semakin mendekati musim dingin (via Intisaroi.grid.id)

Dilansir dari sputniknews.com pada Jumat (29/1/2021), pasukan India dan China melakukan pertarungan "kecil" pada tanggal 20 Januari 2021 di Garis Kontrol Aktual (LAC).

Bahkan beberapa tentara menderita luka-luka.

Namun demikian, kedua belah pihak sedang mengerjakan konsensus untuk menghindari bentrokan baru.

Mereka baru melakukan putaran kesembilan pembicaraan selesai pekan lalu.

Tapi sekali lagi, Menteri Luar Negeri India S. Jaishankar menuduh China.

Menurutnya, China tidak mematuhi konsensus yang dicapai selama pertemuan tingkat berbeda yang diadakan setelah kebuntuan perbatasan April lalu.

Dan menyatakan bahwa kepercayaan dengan Beijing telah "sangat terganggu" setelah kejadian tahun lalu di sepanjang perbatasan utara di timur Ladakh.

“Korban jiwa terakhir sebelum tahun 2020 sebenarnya terjadi pada tahun 1975."

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved