Khasanah Islam
Sholat Sunnah Sholat Tahajud Doa, Niat dan Hukum Salat Tahajjud, Lakukan pada Sepertiga Malam Akhir
Sholat Sunnah Sholat Tahajud Doa, Niat dan Hukum Salat Tahajjud, Lakukan pada Sepertiga Malam Akhir
POS-KUPANG.COM - Sholat Sunnah Sholat Tahajud Doa, Niat dan Hukum Salat Tahajjud, Lakukan pada Sepertiga Malam Akhir
Sholat Tahajud merupakan salah satu sholat sunnah yang dilakukan pada malam hari pada sepertiga malam akhir.
Seberapa penting Sholat Tahajud untuk seorang muslim? Allah berfirman,
Baca juga: Dapat Ketenangan Hati, Bacalah Surat Yasin 83 Ayat, Amalan Malam Jumat Lengkap 3 Bahasa
Baca juga: Hypemart Hari Ini 28 Januari 2021, Buah-buahan Termurah, Apel Fuji, Jeruk Ponkam, Sampo Diskon 60%
Baca juga: BACAAN Dzikir, Wirid dan Doa Setelah Sholat Magrib, Bahasa Arab Latin Lengkap dengan Artinya
Baca juga: Begini Penampilan Song Joong Ki Eks Song Hye Kyo 2021, Makin Tampan Tatapannya Duh Bikin Susah Tidur
وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَىٰ أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا
Artinya: “Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (Q.S. Al-Israa 17: 79)
Lalu surat apa saja yang dibaca dalam Sholat Tahajud agar doa kita mustajab?
Dikutip dari berbagai sumber, tidak ada tata cara tertentu untuk Sholat Tahajud atau shalat malam setelah membaca Al Fatihah pada setiap rakaat.
Seorang muslim shalat dua rakaat lalu membaca surat yang mudah baginya dari Al Quran Al-Karim.
Kemudian setelah itu shalat witir.
Para ulama Lajnah Daimah Lil Ifta’ mengatakan, “Shalat malam dua rakaat-dua rakaat, kalau khawatir datang waktu fajar (subuh) maka hendaknya shalat witir satu rakaat.
Karena shalat Nabi sallallahu alaihi wa sallam biasanya sebelas rakaat dalam qiyamul lail. Siapa yang menambah atau mengurangi tidak mengapa.” (Fatawa Lajnah Daimah, 7/181).
Mereka juga mengatakan, “Dalam Shalat malam tidak ada surat khusus yang dibaca dari Al Quran.
Cukup membaca surat yang mudah dari Al Quran.” (Fatawa Lajnah, 6/103).
Syekh Ibnu Baz rahimahullah mengatakan, “Qiyamul lail sunnah muakad, baik di awal, tengah atau akhir malam.
Akan tetapi di akhir malam lebih utama. Sepertiga malam itu yang lebih utama, kecuali kalau hal itu berat baginya.