Selasa, 5 Mei 2026

Kebutuhan Oksigen Rumah Sakit di Kupang Akan Disuplai Kementerian Kesehatan 

kemampuan suplayer oksigen di Kota Kupang hanya mampu menyediakan sebanyak 200 hingga 250 tabung dalam sehari. 

Tayang:
Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Sekda NTT Ir Benediktus Polo Maing didampingi Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda NTT, Samuel Rebo dan Karo Tatapem, Doris A. Rihi memberikan keterangan pers kepada wartawan di Lobi Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT, Rabu (27/1). 

Kebutuhan Oksigen Rumah Sakit di Kupang Akan Disuplai Kementerian Kesehatan 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Pemerintah Provinsi NTT mengkonfirmasi soal meningkatnya kebutuhan oksigen di rumah sakit pasca peningkatan kasus positif Covid-19 di Provinsi NTT sejak pertengahan Januari 2021. 

Rumah Sakit di Kota Kupang, ibukota Provinsi NTT mengeluhkan kekurangan pasokan oksigen untuk rumah sakit sejak 19 Januari 2021 kemarin. Menurut Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Provinsi NTT, dr Yudith Kota, kelangkaan pasokan oksigen masih terjadi.

Ia menjelaskan, saat ini, total kebutuhan oksigen harian dari 12 rumah sakit di Kota Kupang mencapai 450 hingga 500 tabung. Sementara itu, kemampuan suplayer oksigen di Kota Kupang hanya mampu menyediakan sebanyak 200 hingga 250 tabung dalam sehari. 

"Info terakhir dari Dinkes, suplayer hanya mampu menyuplai 200 hingga 250 tabung per hari, sementara rata rata kebutuhan kami 12 rumah sakit sekitar 450 sampai 500 tabung per hari. Berarti kan ada kekurangan," kata dr Yudith saat dihubungi POS-KUPANG.COM

Ia mengatakan, jika kondisi tersebut terus berlangsung maka pihak rumah sakit tentu tidak bisa menerima pasien UGD lagi untuk sementara. Hal itu terjadi karena pasien dengan kondisi berat tentu membutuhkan oksigen, sementara itu ketersediaan oksigen di rumah sakit tidak memadai. 

Kekurangan persediaan oksigen tersebut, menurut Pemerintah Provinsi NTT, tidak terjadi karena tidak ada produksi oksigen. Kekurangan tersebut disebabkan karena tingginya angka permintaan oksigen belakangan ini.  

"Untuk (kekurangan/kelangkaan) persediaan oksigen di rumah sakit, persoalan bukan pada produksi oksigen tidak ada tetapi ketersediaan oksigen di masing-masing rumah sakit itu. Pada kondisi tertentu kebutuhannya tinggi sehingga kurang," kata Sekda NTT Ir Benediktus Polo Maing kepada wartawan di Lobi Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT, Rabu (27/1).

Ia mengatakan, berdasarkan laporan, saat ini produksi oksigen per hari pada produsen di Kupang hanya mencapai 100 tabung saja. Namun demikian, ada penyedia lain yang telah menyatakan kesediaan untuk memproduksi oksigen untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit. 

"Produksi oksigen sehari 100 tabung, ada penyedia lainnya menyatakan kesediaan. Call center juga akan memfasilitasi,  jadi jika ada rumah sakit yang tidak dapat, peran call center memediasi untuk mengisi kekurangan," ujar Sekda Polo Maing.

Selain itu, lanjut Sekda Polo Maing, Kementerian Kesehatan RI telah berkoordinasi untuk menyediakan dan mensuplai oksigen dari Surabaya.

"Kementerian kesehatan sudah sampaikan jika kebutuhan masih (tinggi), maka akan ada suplai dari Surabaya," kata Sekda Polo Maing. 

Baca juga: Tabung Oksigen Bagi Pasien Covid-19 di RSUD Komodo Labuan Bajo Sangat Mencukupi

Baca juga: Mulai Besok Pemprov Turun Langsung Bantu Penanganan Covid 19 di Kota Kupang

Baca juga: Polres Mabar Gelar Sertijab Kabag Ren, Kasat Reskrim dan 2 Kapolsek

Baca juga: Promo Pizza Hut Hari Ini Beli 1 Jus Gratis 1, Pizza Hut FunBox Gratis Garlic Breat Rp 99 Ribu

Terkait suplai tersebut, pihak Kementerian Kesehatan RI juga telah melakukan komunikasi dengan Persi NTT.

Menurut Ketua Persi NTT, dr. Yudith Kota, pihak Kementerian Kesehatan juga telah menghubungi pihak Samator sebagai salah satu calon distributor oksigen untuk melakukan survey di Kupang untuk melihat dan mengevaluasi terkait persiapan survey rumah sakit untuk kebutuhan suplai oksigen dari Samator. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong )

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved