Jumat, 17 April 2026

Berita Kota Kupang Terkini

Anggota DPRD Kota Kupang, Richard Odja : Tim Operasi Perlu Dibekali Keamanan Kesehatan

Pemerintah Kota perlu membekali tim operasi dengan alat pelindung diri, sebab mereka rentan terpapar covid-19 saat menjalankan tugas. Dalam artian, ke

Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Ferry Ndoen
istimewa
Richard Odja 

 Anggota DPRD Kota Kupang, Richard Odja :  Tim Operasi Perlu Dibekali Keamanan Kesehatan 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Sejak diberlakukannya pembatasan kegiatan masyarakat pada 13 Januari 2021 lalu. Pemerintah Kota Kupang telah membentuk tim operasi yang bertugas untuk memantau di lima gerbang batas kota Kupang sebagai upaya mencegah penyebaran covid-19.

Petugas dari Dinas Perhubungan Kota, Sat Pol PP dan kelurahan sekitar setiap hari bertugas mengawasi masuk keluarnya kendaraan dan orang di dalam wilayah kota Kupang agar tetap menerapkan protokol kesehatan. Namun para tim operasi tersebut harus dilengkapi dengan alat pelindung diri.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Kupang, Richard Odja, meminta agar Pemerintah memerhatikan hal itu dengan menyiapkan anggaran. 

Kata Richard, Pemerintah Kota perlu membekali tim operasi dengan alat pelindung diri, sebab mereka rentan terpapar covid-19 saat menjalankan tugas. Dalam artian, keamanan kesehatan maupun persiapan biaya operasionalnya. 
"Biaya operaiosnal perlu ditingkatkan pemerintah Kota. Biaya itu menjadi unsur penting dalam mendukung kinerja mereka," ujarnya.

Selain itu, ia juga menyarankan agar tim-tim atau para petugas yang melakukan operasi di lapangan juga perlu dirapid test, sebab bersentuhan atau berkontak erat dengan banyak orang. 

"Kesehatan mereka harus benar-benar dijamin pemerintah," ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung kerja pemerintah dalam mencegah dan memutus mata rantai penyebaran covid-19. Semua harus mempunyai kepedulian dan tanggung jawab yang sama, agar bisa keluar dari pandemi yang bekepanjangan ini.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota Kupang melakukan Operasi Protokol Kesehatan Kasih di lima gerbang di kota Kupang, yaitu Lasiana, Baumata, Bello, Manulai II dan Alak khususnya di Bolok.

Pagi tadi telah ditugaskan dari Dinas Perhubungan untuk menjalankan operasi tersebut. Pada lima gerbang tersebut akan ditambah lagi petugas dari Pol PP, staf kecamatan atau kelurahan terdekat.

Wakil Wali Kota Kupang, Herman Man, ketika menggelqr Jumpa Pers di Ruang Garuda Wali Kota Kupang, Kamis (14/1), mengkonsepkan untuk membatasi semua orang yang masuk di Kota Kupang dan tidak memenuhi syarat atau prokes.

Diambil contoh, bila sopir tidak memakai masker maka mobil langsung dilarang untuk masuk. Mereka harus mencari sendiri masker untuk dikenakan. Begitu juga dengan penumpang yang tidak bermasker, langsung diturunkan. 

Dikatakan Herman, operasi ini berkangsung mulai pukul 06.00 sampai 10.00 Wita. Selain lima gerbang operasi pro kasih juga dilakukan di 20 titik rawan kumpul, seperti di pasar-pasar tradisional, mall-mall, perempatan-perempatan, antrian di bank, dan titik-titik lainnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)

Baca juga: Ketersediaan Oksigen di RSUPP Betun Sangat Mencukupi

Ist
Richard Odja
 

Baca juga: Terima Pengurus Keluarga Besar Putra Putri Polri, Bamsoet Dukung Penegakan Hukum BerbasisElektronik

 
Area lampiran

Pratinjau lampiran IMG-20210126-WA0054.jpg 


IMG-20210126-WA0054.jpg

 
 

Richard Odja
Richard Odja (istimewa)


BalasBalas ke semuaTeruskan

 
 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved