Breaking News
Rabu, 8 April 2026

Berita Regional Terkini

Ada Perempuan Dalam Mulut Buaya, BKSDA Bentang Jaring dan Alat Pancing di Sungai, INFO

Pascainsiden wanita dalam mulut buaya di Desa Catur Rahayu, Kecamatan Dendang, Kabupaten Tanjabtim, BKSDA Provinsi Jambi memasang jaring dan alat panc

Editor: Ferry Ndoen
Tribunjambi/Abdullah Usman
BKSDA Provinsi Jambi memasang jaring di Sungai Keman, Desa Catur Rahayu, Kabupaten Tanjabtim untuk menangkap buaya. 

POS KUPANG.COM--- Pascainsiden wanita dalam mulut buaya di Desa Catur Rahayu, Kecamatan Dendang, Kabupaten Tanjabtim, BKSDA Provinsi Jambi memasang jaring dan alat pancing guna menangkap hewan buas tersebut, Rabu (27/1/2021).

Setelah korban tenggelam berhasil dievakuasi dari mulut buaya pada Senin (25/1/2021)sekira pukul 12.15 WIB, pada pukul 15.30 WIB pihak BKSDA Provinsi Jambi yang menerima laporan terkait serangan buaya tersebut langsung turun ke lokasi dan berupaya melakukan penangkapan buaya tersebut.

"Setelah kejadian sorenya kita langsung memasang jaring perangkap di Dua titik, dan alat pancing umpan ayam," ujar Polhut BKSDA Provinsi Jambi, Sartono.

Baca juga: Kuasa Hukum Paket Sahabat Sebut Pemohon Dapat Suara Terbanyak

Harapannya dengan pemasangan jaring yang mengadang jalur masuk atau keluar satwa di Sungai Keman tersebut, ketika buaya itu melintas maka akan tersangkut dan tergulung di jaring. Sehingga dapat ditangkap dan dievakuasi.

"Memang untuk prosesnya kita tidak bisa pastikan kapan bisa berhasil, yang jelas kita akan tetap memasang jaring ini hingga setengah bulan kedepan," sebutnya.

Lanjutnya, dalam pemasangan jaring sendiri ada Tiga Dua diantaranya milik BKSDA dan satu inisiatif warga sekitar. Dimana jarak antara satu jaring dan jaring lainnya berkisar 1 km.

BKSDA Provinsi Jambi memasang jaring di Sungai Keman, Desa Catur Rahayu, Kabupaten Tanjabtim untuk menangkap buaya.
BKSDA Provinsi Jambi memasang jaring di Sungai Keman, Desa Catur Rahayu, Kabupaten Tanjabtim untuk menangkap buaya. (Tribunjambi/Abdullah Usman)

"Setelah nanti buaya tersebut berhasil kita tangkap tentunya akan langsung kita evakuasi, dan dirilis (dikembalikan habitatnya) namun yang jauh dari jangkauan manusia agar tidak lagi terjadi konflik," pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang warga yang berada di sekitar lokasi mengaku, sejak jaring tersebut dipasang sudah terlihat satu ekor buaya yang menabrak jaring hanya saja ukurannya masih terbilang kecil (sedang).

"Tadi kita lihat ada satu ekor di ujung jaring, setelah menabrak jaring terlihat buaya tadi memutar dan berbalik menjauh," ujar warga.

Baca juga: Hasil Swab 2 Pasien Probable Sikka Yang Meninggal Dunia Belum Ada, Ini Penjelasan

Baca juga: Dampak COVID-19, Pilot Boeing 737 Banting Setir jadi Kuli Bangunan, Pramugari Jualan Alpukat, SEDIH

Artikel ini telah tayang di Tribunjambi.com dengan judul Pascainsiden Wanita Dalam Mulut Buaya, BKSDA Bentang Jaring dan Alat Pancing di Sungai Keman, https://jambi.tribunnews.com/2021/01/27/pasca-insiden-wanita-dalam-mulut-buaya-bksda-bentang-jaring-dan-alat-pancing-di-sungai-keman
Penulis: Abdullah Usman
Editor: Rian Aidilfi Afriandi

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved