Berita Nasional Terkini
Dari 304 Jenderal Kenapa Pilih Kabareskrim? Alasan Jokowi Pilih Listyo Sigit Prabowo Dipertanyakan!
Seusai menjalani fit and proper test seluruh fraksi di DPR setuju untuk menunjuk Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri baru.
POS KUPANG, COM - Komjen Listyo Sigit Prabowo bakal menduduki jabtan sebagai Kapolri baru.
Namanya menjadi calon tunggal yang diajukan oleh Jokowi sebagai calon Kapolri ke DPR RI.
Seusai menjalani fit and proper test seluruh fraksi di DPR setuju untuk menunjuk Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri baru.
Rencananya Listyo Sigit Prabowo bakal dilantik oleh Presiden Jokowi Rabu (26/1/2021).
Meski demikian sejumlah suara muncul terkait penunjukan Listyo Sigit Prabowo.
Terutama alasan dibalik pilihan Jokowi mengajukan satu nama tunggal ker DPR RI.
Misalnya dari Direktur Pusat Studi dan Kajian Konstitusi (Pusako) Fakultas Hukum Universitas Andalas Feri Amsari yang menyoroti alasan pemilihan Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon Kapolri baru.
Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam tayangan di kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored, diunggah Senin (25/1/2021).
Diketahui sebelumnya Listyo Sigit diajukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon tunggal Kapolri.
Kabareskrim Polda Metro Jaya tersebut kemudian dinyatakan memenuhi syarat fit and proper test oleh DPR, sehingga akan segera dilantik.
Feri Amsari kemudian menyoroti penunjukan Listyo Sigit sebagai Kapolri.
Ia membenarkan penunjukan itu merupakan kewenangan presiden.
"Tapi pertanyaan besarnya apakah pilihan presiden sudah selesai dengan prinsip-prinsip konstitusional yang ada," kata Feri Amsari.
Feri menyinggung tugas utama polisi yang tercantum dalam konstitusi adalah menjaga keamanan dan ketertiban dalam rangka melayani, mengayomi, dan melindungi.
Ia menegaskan dasar konstitusi itu menjadi penting dalam pemilihan Kapolri yang baru.
"Oleh karena itu figur yang dipilih mestinya yang sesuai punya catatan dengan prinsip konstitusi," kata Feri.
"Taruhlah sekarang dipilih Pak Sigit. Presiden mestinya menjelaskan ke publik, 'Kenapa saya memilih Sigit? Apa alasannya?'," lanjut dia.
Pakar hukum ini menilai Jokowi berutang penjelasan ke publik tentang alasan Sigit dipilih sebagai calon tunggal.
Ditambah dengan fakta di Indonesia ada 304 polisi yang kini berpangkat jenderal.
"Tidak ujug-ujug satu orang dikirim ke DPR tanpa menjelaskan kenapa dia dipilih figur terbaik?" ungkit Feri.
"Sejauh ini 'kan yang saya lihat di kepolisian itu terlalu banyak figur. Tadi sudah disampaikan, ada banyak jenderal, 300-an jenderal. Dari 300 itu kenapa Pak Jokowi memilih Sigit?" tanya dia.
Menurut Feri, sejauh ini alasan yang muncul terkait alasan pribadi kerja sama Jokowi dan Listyo Sigit, bukan terkait prestasinya sebagai polisi.
"Yang muncul di publik adalah Pak Sigit mantan ajudannya, Pak Sigit sama-sama dengan beliau di Solo, bukan dengan apa yang tampil apa yang pernah dia lakukan sebagai orang mengambil amanah masyarakat melayani, mengayomi, dan melindungi," tambah Feri.
Arteria Dahlan: Pak Jokowi Sangat Nyaman, Sangat Aman
Politisi PDI Perjuangan (PDIP), Arteria Dahlan mengungkapkan pandangannya soal sosok calon Kapolri, Listyo Sigit Prabowo.
Ia pun menyinggung kedekatan hubungan Listyo Sigit dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Seperti yang diungkapkannya dalam kanal YouTube Apa Kabar Indonesia tvOne, Rabu (20/1/2021).
"Yang pastinya kalau kedekatan itu kan ada dua tafsir," kata Arteria.
Arteria lantas mengungkit posisi Listyo Sigit di Bareskrim.
Menurut dia, Listyo berhasil menjalankan posisi tersebut dengan baik.
"Kalau tafsir negatifnya kan sudah proven, waktu Beliau jadi Kabareskrim kalau dipaksa menjadi alat kekuasan itu bisa lebih mudah ketimbang menjadi Kapolri," ujar Arteria.
"Bisa lebih mudah dia diintervensi."
"Tapi Pak Sigit bisa menjalankannya dengan baik."
Menurut Arteria, selama ini kedekatan Listyo Sigit dan Jokowi berjalan dalam hal positif.
Ia bahkan menduga Jokowi begitu nyaman dengan sosok pria 51 tahun tersebut.
"Kedekatan Beliau dengan Pak Presiden dijawab dalam relasi hubungan yang amat positif," ucap Arteria.
"Pak Jokowi sangat nyaman, sangat aman, Beliau tahu betul."
"Kadang kan ada orang yang harus diomongin, harus diperintah."
"Mungkin dengan Pak Sigit sudah ada hubungan batin," tambahnya.
Arteria pun terus memuji Listyo Sigit.
Termasuk, soal jalannya uji kelayakan (fit and proper test) calon kapolri dengan Komisi III DPR RI, Rabu (20/1/2021).
"Buktinya apa? Saya kasih tahu ya, kita lihat pada saat paparan Beliau," jelas Arteria.
"Yang disodorkan 130 halaman di DPR, banyak hal yang tidak terpikirkan oleh kami tapi masuk ke dalam programny Polri."
"Apa itu? Polri menjadi insterumen yang memastikan hadirnya pemulihan ekonomi nasional."
"Polri sebagai instrumen yang hadir dalam konteks penegakan Satgas Covid-19," lanjutnya.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Feri Amsari Ungkit Jokowi Berutang Penjelasan soal Kapolri Listyo: Dari 300 Jenderal Kenapa Sigit?, https://wow.tribunnews.com/2021/01/26/feri-amsari-ungkit-jokowi-berutang-penjelasan-soal-kapolri-listyo-dari-300-jenderal-kenapa-sigit?page=all.
Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul Alasan Jokowi Pilih Listyo Sigit Prabowo Dipertanyakan, Dari 304 Jenderal Kenapa Pilih Kabareskrim, https://kaltim.tribunnews.com/2021/01/26/alasan-jokowi-pilih-listyo-sigit-prabowo-dipertanyakan-dari-304-jenderal-kenapa-pilih-kabareskrim?page=4