47 Nakes & Non Nakes Positif Rapid Antigen di RSUD dr Ben Mboi Ruteng, Ini Rincianya!
Intalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit (IPSRS), namun 1 orang tenaga IPSRS ini telah selesai menjalani isolasi mandiri.
Penulis: Robert Ropo | Editor: Rosalina Woso
47 Nakes & Non Nakes Positif Rapid Antigen di RSUD dr Ben Mboi Ruteng, Ini Rincianya!
POS-KUPANG.COM | RUTENG----Manajemen RSUD dr Ben Mboi Ruteng mengalami kekurangan tenaga
tenaga kesehatan (Nakes) dan non Nakes, karena sampai dengan saat ini sudah 47 tenaga kesehatan (Nakes) dan non Nakes di RSUD dr Ben Mboi Ruteng terkonfirmasi positif Rapid Antigen.
Kepala Bagian Tata Usaha RSUD dr Ben Mboi Ruteng, Maxmilian S. Kolbey, S.H ketika dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Selasa (26/1/2021) menjelaskan, berdasarkan data terbaru sebanyak 47 orang Nakes dan Non Nakes Positif Rapid Antigen di RSUD dr Ben Mboi Ruteng terhitung sejak tanggal 14 sampai 25 Januari 2021.
Adapun Rincianya yakni, dokter Spesialis 2 orang, dokter umum 2 orang, Perawat 15, bidan 2, Apoteker dan ASS Apoteker 4, Analis Lab 2, juru masak 9, nutrition 1, Pramuhusada 2, Satpam 2, admin 1, manajemen 4, dan 1 orang teknisi Intalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit (IPSRS), namun 1 orang tenaga IPSRS ini telah selesai menjalani isolasi mandiri.
Karena itu, kata Maxmilian, untuk mengatasi kekurangan Nakes dan non Nakes, manajemen RSUD dr Ben Mboi Ruteng sudah mendapat bantuan Nakes dan non Nakes dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Manggarai yaitu tenaga dokter, perawat dan tenaga analis.
"RSUD mencoba memaksimalkan tenaga yang ada dan tenaga bantuan dari Dinkes Kabupaten Manggarai,"ungkap Maxmilian.
Selain itu, kata Maxmilian, untuk mengatasi kekurangan itu juga, Nakes dan non Nakes di ruangan kelas I RSUD dr Ben Mboi Ruteng juga diperbantukan di ruangan-ruangan lain yang kekurangan tenaga. Karena itu, untuk sementara pelayanan di ruangan kelas I untuk sementara ditutup.
Baca juga: Perkuat Sinergitas, Kapolda NTT Silaturahmi ke BNN Provinsi NTT
Baca juga: Lansia Asal Nagekeo Meninggal di RUSD Ende, Mau Dibawa ke Nangaroro Tapi Ditolak
Baca juga: 7 Tips Praktis Mengatasi Kulit Berjerawat
"Jadi pelayanan tetap normal, Kelas 1 Utama kita sudah tutup. Tenaganya kita perbantukan di ruangan-ruangan lain yang kekurangan tenaga,"jelas Maxmilian.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)