Penanganan Covid
Ketua MUI Malaka Minta Warga Jangan Sepelekan Virus Corona
Penyebaran virus corona di wilayah Kabupaten Malaka saat ini semakin mengkuatirkan
Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | BETUN---Penyebaran virus corona di wilayah Kabupaten Malaka saat ini semakin mengkuatirkan. Larangan pemerintah untuk tidak berkumpul dalam jumlah banyak dan tetap mengenakan masker seperti mulai terabaikan warga.
Terhadap kondisi, Majelis Ulama Indonesia ( MUI) Kabupaten Malaka menyampaikan seruan moral agar umat Muslim maupun warga Malaka umumnya untuk jangan sepelekan virus yang mematikan ini.
Ketua MUI Malaka, Zainal Muttaqin, didampingi Sekertaris, Muhammad Ikhsan kepada Wartawan, Sabtu (23/1) menyampaikan beberapa hal terkait pandemi Covid-19.
Baca juga: Akibat Longsor di Kelurahan TDM II, 146 Jiwa Warga di Evakuasi
Dijelaskan Zainal, penyebaran covid19 ini semakin merajalela dan sangat mengkuatirkan. Angka orang meninggal karena covidpun semakin tinggi sehingga dimana-mana dilakukan pembatasan dan penertiban.
Khusus di Malaka, kata Zainal, pada awal-awal penyebaran virus corona, gugus tugas di desa-desa termasuk sosialisasi penerapan protokol kesehatan sangat ketat. Namun, belakangan sudah semakin longgar dan ini justru sangat berbahaya.
Baca juga: Pemkab Kupang Bantu Anakan Kurma dan Benih Kacang Ijo Buat Pengelola Masjid dan Mushola
Dia menilai walaupun saat ini pemerintah sudah mengirim vaksin pengobatan tetapi masih ada pro dan kontra. Walaupun fatwa MUI menyatakan bahwa vaksin ini halal dan suci, karena pemerintah tentu berniat baik, tetapi tidak bisa dipaksakan kepada warga juga.
"Kehadiran vaksin ada pro dan kontra. Memang pemerintah punya niat baik tapi harus ada pertimbangan di warga. Kalau ada yang tidak mau apakah dipaksakan. Ini kan tidak ada denda jadi orang yang divaksin jangan dipaksa," tegasnya.
Dirinya meminta pemerintah Malaka untuk aktifkan kembali posko covid di desa-desa seperti tahun 2020 dan pertegas penerapan protokoler kesehatan seperti larangan untuk berkumpul dalam jumlah banyak, tetap gunakan masker dan rajin cuci tangan pakai sabun di air mengalir.
"Warga juga harus ada kesadaran pada diri. Jangan musti tunggu perintah dulu dari pemerintah tapi harus ada kesadaran dalam diri untuk lindungi diri sendiri dulu dari bahaya covid19. Warga jangan melihat new normal jadi virus sudah tidak ada lagi. Virus sudah ada di tengah warga sekarang sehingga jangan tunggu himbauan-himbauan lagi tapi tahu jaga diri sendiri," pinta Zainal.
Catatan Redaksi:
Mari bersama-kita lawan virus corona. POS-KUPANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M: Wajib memakai masker; Wajib menjaga jarak dan menghindari kerumunan; Wajib mencuci tangan dengan sabun. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayong)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/ketua-mui-malaka-minta-warga-jangan-sepelekan-virus-corona.jpg)