Penanganan Covid

Inilah Suasana Rakor Penanganan Covid-19 di Sumba Timur 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Timur menggelar rapat koordinasi (rakor) penanganan Covid-19

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Suasana rapat koordinasi Penanganan Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur, Rabu (20/1/2021. Rapat ini dipandu oleh Dandim 1601 Sumba Timur, Letkol Czi. Dr . Dwi Joko Siswanto, S.E, M.I.Pol 

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Timur menggelar rapat koordinasi (rakor) penanganan Covid-19.  Angka kasus Covid-19 di Sumba Timur setiap hari hampir ada penambahan.

Pantauan POS-KUPANG.COM, rakor ini berlangsung di aula Setda Sumba Timur, Rabu (20/1/2021).
Rakor ini dipandu Dandim 1601 Sumba Timur selaku Wakil Ketua I Satgas Covid-19, Letkol Czi. Dr. Dwi Joko Siswanto, S.E, M.I.Pol. 

Hadir Sekda Sumba Timur, Domu Warandoy, S.H, M.Si, Wakapolres Sumba Timur, Kompol. Abdullah Paoh serta pengurus Satgas Penanganan Covid-19 Sumba Timur.

Baca juga: Ini yang Dilakukan Pemprov NTT Mengatasi Lonjakan Transmisi Klaster Perkantoran

Alur rakor ini dari pemaparan oleh Posko Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mulai dari data pasien positif Covid-19, proses penanganan pasien di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu, penanganan  jenazah.

Sekretaris Dinas Kesehatan Sumba Timur, Tinus Ndjurumbaha,S.KM menyampaikan soal data Covid-19 di Sumba Timur. Saat itu, Tinus mengatakan, saat ini total kasus positif Covid-19 di Sumba Timur sudah mencapai 210 kasus. Dari jumlah itu ada 60 kasus yang sembuh, 140 kasus masih dalam perawatan dan ada 10 kasus yang meninggal dunia.

Baca juga: 17 Pasien Covid-19 di Belu Jalani Isolasi Mandiri, Satu Dirawat di RSUD Atambua

Sementara itu,Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumba Timur, Ir.Mikail Jakalaki mengatakan, dalam penanganan Covid-19, pihaknya sampai saat ini terus melakukan penyemprotan disinfektan  di sejumlah titik.

"Kita fokus semprot disinfektan pada tempat yang ada kasus terpapar Covid-19," kata Mikail.

Mikail juga mengatakan, BPBD Kabupaten Sumba Timur juga telah menempatkan 30 tempat cuci tangan di sejumlah area publik seperti di pasar, Taman Sandalwood dan Taman Kota Waingapu.

"Ada juga yang kita tempatkan di beberapa OPD yakni di Dinas Dukcapil, Dinas Pendidikan dan juga di Badan Keuangan dan Aset Daerah," katanya.

Saat itu Dandim Sumba Timur meminta agar saluran pembuangan air limbah dari tempat cuci tangan itu harus diarahkan ke saluran.

Catatan Redaksi:

Mari bersama-kita lawan virus corona.  POS-KUPANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.  Ingat pesan ibu, 3M: Wajib memakai masker; Wajib menjaga jarak dan menghindari kerumunan; Wajib mencuci tangan dengan sabun. (Laporan Reporter POS -KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved