Berita Internasional Terkini
Lengser dari Gedung Putih, Donald Trump Masuk Bui ? Ini Daftar 11 Kasus yang Menantinya INFO
lengser dari gedung Putih, Donald Trump Diduga kuat akan masuk bui di negara yang dipimpinnya itu.Sejumlah kasus sudah menanti Donald Trump saat dia
POS KUPANG.COM-- Setelah lengser dari gedung Putih, Donald Trump Diduga kuat akan masuk bui di negara yang dipimpinnya itu.
Sejumlah kasus sudah menanti Donald Trump saat dia lengser dari gedung putih.
Sejauh ini, Donald Trump masih menunggu waktu untuk masuk bui.
Tentunya setelah Joe Biden menjadi Presiden di Amerika Serikat.
Baca juga: Aktor Junaedi Salat Dikenal Lewat Peran Ali Topan dan Pencipta Lagu Sabda Alam Meninggal, Pendeta
Sejumlah kasus yang diduga melawan hukum berpotensi membawa Donald Trump masuk bui setelah lengser dari Gedung Putih 20 Januari 2021.
Baca juga: PESAWAT SRIWIJAYA AIR JATUH : WA Terakhir Pramugari Isti Korban Sriwijaya, Centang 1,IniPesannya
Menurut ketentuan hukum Amerika Serikat ( AS), untuk melindunginya dari praktik kriminalisasi politik, mantan presiden bisa kebal dari tuntutan hukum.
Namun, ada pula yang percaya pria berusia 74 tahun tersebut berpeluang diproses hukum setelahtidak lagi menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat. Terlibat jika dia melanggar aturan yang berlaku di AS.
Baca juga: VAKSIN COVID-19 : Inilah Efek Samping Dirasakan Presiden Jokowi Setelah 5 Hari Dapat Vaksin Sinovac
Daily Mirror hari Minggu 17 Januari 2021 merilis 10 kasus yang berpotensi membawa Donald Trump masuk penjara.
1. Terkait intervensi Rusia di Pilres AS
Kasus pertama terkait intervensi Rusia di Pilpres AS tahun 2016. Penyelidik Khusus Robert Mueller menyatakan, Donald Trump diyakini beberapa kali menghambat proses hukum masalah tersebut.
Presiden Donald Trump disebut menekan mantan Direktur Badan Penyelidik Federal ( FBI ) James Comey agar
menggugurkan investigasi mantan penasihatnya Michael Flyn.
Walau demikian Robert Mueller dan timnya sadar, Kementerian Hukum AS tidak bisa memproses tuntutan hukum presiden Amerika Serikat yang masih menjabat.
Presiden dari Partai Republik itu menyebut investigasi terhadap dirinya sebagai perburuan penyihir.
Namun, penerusnya Presiden Joe Biden dapat mengaktifkan kembali kasus tersebut.
2. Rekaman Mencari Suara
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/donald-trump-janji-tinggalkan-gedung-putih-presiden-as-donald-tru.jpg)