Breaking News:

Satgas Yonarmed 3/105 Tarik Berikan Penyuluhan Pembuatan Jamu di Perbatasan TTU

Ada banyak tanaman herbal di sekitar tempat tinggal yang dapat ditemukan dan dibudidaya untuk diracik menjadi jamu.

Penulis: Edy Hayong | Editor: Rosalina Woso
Satgas Yonarmed 3/105 Tarik Berikan Penyuluhan Pembuatan Jamu di Perbatasan TTU
Dok. Satgas Yonarmed 4/105 Tarik
Satgas Yonarmed 3/105 Tarik ketika memberikan Penyuluhan Pembuatan Jamu di Perbatasan RI-RDTL, Minggu (17/1/2021).

 Dansatgas Yonarmed 3/105 Tarik, Letkol Arm Laode Irwan Halim, S.I.P., M.Tr.(Han), Senin (18/1) mengatakan bahwa dimana Pandemi Covid-19 saat ini, daya tahan tubuh yang prima menjadi faktor penting dalam menghadapi virus ini. 

Cara yang dinilai efektif dalam rangka mengingkatkan daya tahan tubuh tersebut antara lain dengan asupan gizi yang cukup serta mengkonsumsi vitamin yang dianjurkan untuk menjaga agar tubuh tetap sehat dan prima. 

Dikatakannya, dimasa pandemi ini, banyak masyarakat yang memilih mengkonsumsi jamu yang terbuat dari bahan herbal dalam menjaga kesehatan dan imunitasnya daripada mengkonsumsi obat-obatan yang kebanyakan terbuat dari bahan kimia. 

Selain khasiatnya yang sama, pembuatannya pun praktis karena bahan bakunya mudah didapat. Bahan baku yang berasal dari tumbuhan-tumbuhan in

Baca juga: Cegah Covid-19 , BPBD Sumba Timur Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Rumah Pasien Covid-19

i sebenarnya tidak asing, namun kadang kita yang tidak tahu cara meramunya.

Menurut Dansatgas, alasan utama masyarakat mengkonsumsi ramuan herbal ini pun karena efek sampingnya yang kecil, bahkan bisa dikatakan tidak ada, asalkan bahan-bahan tersebut benar-benar bersih, tidak ada jamur dan bebas hama penyakit, selain itu sesuai dengan tujuan penggunaannya.

Dirinya  berharap semoga dengan diadakannya penyuluhan jamu tradisional ini dapat bermanfaat bagi masyarakat di perbatasan sebagai alternatif dan solusi dalam mempertahankan daya tahan tubuh agar selalu sehat dan dapat tercegah dari berbagai macam penyakit sesuai dengan manfaat dan khasiat jamu itu sendiri.

Sementara itu, Rosalia Kelo (52) salah seorang peserta penyuluhan berterimakasih kepada Satgas Yonarmed 3/105 Tarik yang telah memberikan penyuluhan yang bermanfaat bagi masyarakat desa.

 "Terima kasih Pak sudah mengajarkan cara pembuatan jamu. Betul kata bapak TNI pandemi seperti sekarang ini kita lebih baik meningkatkan imun tubuh untuk mencegah Covid-19, sepulang dari sini nanti saya mau langsung praktik buat jamu untuk keluarga saya di rumah," kata Rosalia.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayong)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved