Kabar Artis

Jeremy Teti Jatuh Pingsan: Puji Tuhan Masih Diselamatkan, Kenali Penyebab Asam Lambung Naik

Jeremy Teti Jatuh Pingsan: Puji Tuhan Masih Diselamatkan, Kenali Penyebab Asam Lambung Naik

Editor: Hasyim Ashari
Tangkap layar YouTube Deddy Corbuzier
Jeremy Teti Jatuh Pingsan: Puji Tuhan Masih Diselamatkan, Kenali Penyebab Asam Lambung Naik 

Jeremy Teti Jatuh Pingsan: Puji Tuhan Masih Diselamatkan, Kenali Penyebab Asam Lambung Naik

POS-KUPANG.COM - Jeremy Teti geram dikabarkan sedang terpapar Covid-19.

Jeremy Teti hanya sempat pingsan didepan rumah karena asam lambungnya tinggi, bukan karena Covid-19.

"Aku sempat pingsan didepan rumah habis beli telur kemarin. Pingsan bukan karena Covid-19, tapi asam lambung," kata Jeremy Teti di TransTV, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (15/1/2021).

Jeremy Teti pingsan setelah membeli telur di warung dekat rumahnya.

Saat pulang, Jeremy Tety merasa tubuhnya mulai limbung hingga terasa lemas dan pusing.

"Aku langsung muntah-muntah tapi nggak sadar. Aku langsung dibawa Pak RT ke rumah sakit," ucap Jeremy Teti.

Hasil pemeriksaan di rumah sakit menyatakan, pria berusia 52 tahun itu dinyatakan negatif Covid-19.

"Asam lambungku naik. Efek asam lambung itu jadi serangan jantung sampai keluar keringat dingin, pusing, pucat. Di awal 2021 malah tumbang," kata Jeremy Teti.

Jeremy Teti mendapat banyak masukan dari dokter supaya menjaga tubuhnya.

Misalnya saja, setelah bangun tidur disarankan supaya tidak bisa langsung menjalani kegiatan yang mengeluarkan banyak tenaga.

Saat merasa terkena serangan jantung, Jeremy Teti tidak boleh tertidur, tetapi harus duduk dan memaksakan batuk supaya pembuluh darah terbuka.

"Harus minum minuman manis biar gula darah naik lagi. Aku punya riwayat jantung dan sudah pasang ring. Puji Tuhan diselamatkan kemarin," ujar Jeremy Teti.

Penyebab Asam Lambung Naik Sering Kambuh

Penyakit asam lambung terjadi saat asam lambung dari lambung kembali naik ke kerongkongan sampai mulut.

Melansir Cleveland Clinic, asam lambung naik ini bisa menyebabkan nyeri perut dan rasa panas seperti terbakar di dada (heartburn).

Selain itu, penderita juga bisa merasakan gejala perut kembung, begah, mual, susah menelan, sisa makanan rasanya masih tersangkut di tenggorokan, dll.

Penyakit asam lambung sudah masuk tahap kronis apabila sering kambuh atau kumat lebih dari dua kali setiap minggu.

Kondisi ini disebut sebagai gastroesophageal reflux disease ( GERD). Ketika asam lambung naik sering kambuh, jaringan yang melapisi kerongkongan bisa rusak karena terpapar cairan asam lambung.

Karena sebagian jaringan rusak, dampaknya bisa memengaruhi kebiasaan makan, tidur, dan mengganggu kenyamanan beraktivitas sehari-hari.

Penyakit asam lambung yang sering kambuh bisa menyebabkan peradangan kronis dan komplikasi serius.

Sebelum penyakit ini berkembang menjadi kronis dan lebih sulit ditangani, kenali lebih dulu apa penyebab asam lambung naik sering kambung.

GERD(shutterstock) Seperti diulas WebMD, bagian dalam perut kita memiliki pintu berupa katup.

Katup tersebut berwujud cincin otot yang disebut sfingter esofagus bagian bawah.

Dalam kondisi normal, katup ini bisa menutup setelah makanan atau asupan melewatinya.

Apabila katup tersebut tidak menutup sempurna atau terlalu sering terbuka, asam yang diproduksi lambung yang seharusnya tetap tinggal di perut bisa naik ke kerongkongan sampai mulut.

Salah satu penyebab asam lambung naik adalah kelainan lambung yang disebut hernia hiatal.

Kondisi ini membuat bagian atas perut dan sfingter esofagus bagian bawah bergerak di atas diafragma.

Diafragma adalah otot yang memisahkan bagian perut dan dada. Biasanya, diafragma membantu menjaga asam tetap di perut.

Bagi penderita hernia hiatal, asam lambung dapat naik ke kerongkongan dan menimbulkan sejumlah gejala penyakit.

Selain kelainan lambung, penyebab asam lambung naik lainnya bisa dipicu: Sering makan terlalu banyak Kebiasaan berbaring setelah makan Kelebihan berat badan atau obesitas Mengemil dekat dengan jam tidur Makanan makanan penyebab asam lambung naik seperti asupan pedas, asam, dan berlemak

Minum alkohol, soda, kopi, atau teh berlebihan Merokok Tekanan pada perut saat hamil Efek samping obat tertentu

Anda perlu berkonsultasi ke dokter apabila gejala asam lambung naik sering kambuh atau terjadi lebih dari dua kali seminggu.

Untuk memastikan diagnosis penyakit, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik dan tes seperti: Pemeriksaan penyempitan kerongkongan dengan sinar X

Pemeriksaan fungsi dan pergerakan esofagus dan sfingter esofagus bagian bawah Pemantauan kadar keasaman di kerongkongan

Endoskopi untuk melihat kondisi kerongkongan dan lambung Biopsi untuk memeriksa kemungkinan infeksi atau kelainan

Cara mengatasi asam lambung naik yang sering kambuh bisa dengan menghindari makanan pemicunya dan hindari makan berlebihan.

Selain itu, penderita juga perlu berhenti merokok, tidak makan dua jam sebelum berbaring, jaga berat badan tetap ideal, dan konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan jenis obat tepat.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Apa Penyebab Asam Lambung Naik Sering Kambuh?", Klik untuk baca: https://health.kompas.com/read/2020/07/27/193300968/apa-penyebab-asam-lambung-naik-sering-kambuh-?page=all

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Jeremy Teti Pingsan Didepan Rumah Bukan Karena Covid-19, Tapi Asam Lambung Naik dan Serangan Jantung, https://wartakota.tribunnews.com/2021/01/16/jeremy-teti-pingsan-didepan-rumah-bukan-karena-covid-19-tapi-asam-lambung-naik-dan-serangan-jantung

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved