Breaking News:

Wakil Wali Kota Kupang Pantau Operasi ProKasih di Perbatasan Kota 

Kasus Covid-19 di Kota Kupang terus merangkak naik. Oleh karena itu Pemerintah Kota Kupang terus melakukan langkah-langkah antisipasi dan pencegahan

ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
Wakil Wali Kota Kupang memantau langsung operasi prokasih di Kelurahan Penfui, Jumat (15/1/2021) 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Kasus Covid-19 di Kota Kupang terus merangkak naik. Oleh karena itu Pemerintah Kota Kupang terus melakukan langkah-langkah antisipasi dan pencegahan. Saat ini yang tengah dilakukan yaitu operasi protokol kesehatan Kasih di lima gerbang perbatasan Kota Kupang dan Kabupaten Kupang. 

Hari ini Operasi ProKasih juga dilakukan di wilayah kelurahan Penfui dan dipantau Wakil Wali Kota Kupang tepatnya di RT 24 RW 12, yang melibatkan Tim gabungan terdiri dari Camat, Lurah, Babinsa, Babimkamtibmas, Babinpotdirga (Bintara Pembina Potensi Dirgantara), Dinas perhubungan Kota Kupang, Satpol PP, dan Karang Taruna Adisucipto Penfui.

Baca juga: Realisasi Penyaluran Kredit Merdeka di Bank NTT Cabang Bajawa Melebihi Target

Operasi dilakukan mulai pukul 06.00 wita. Setiap warga yang ingin memasuki wilayah Kota Kupang wajib menggunakan masker. Pada saat operasi ada warga yang tidak menggunakan masker diminta pulang kembali ke rumah untuk menggunakan masker. Bagi warga yang tak mau kembali diminta untuk membeli masker di apotik yang berada persis di wilayah operasi.

Camat Oebobo, Max Maahury, selaku koordinator tim gabungan menjelaskan operasi masker dilakukan bagi setiap pengendara yang melewati batas wilayah Kota Kupang dan Kabupaten Kupang. 

Baca juga: Tambah 4, Sumba Barat Jadi 16 Pasien Positip Virus Corona Jalani Karantina

“Kami menerapkan Protokol kesehatan kasih. Menyapa masyarakat dengan kasih, mengingatkan mereka untuk menggunakan masker bila bepergian keluar rumah karena situasi saat ini di kota kupang semakin tambah parah,” tuturnya.

Menurutnya, operasi akan dilakukan setiap hari Senin-Sabtu dan dimulai hari ini sampai 25 Januari 2021. Setelah itu akan dilakukan evaluasi apakah angka penderita terjadi penambahan atau berkurang. Jika berkurang maka kegiatan ini akan dilanjutkan kembali.

Terkait sanksi, dikatakannya, sesuai dengan instruksi yang diberikan maka pihaknya masih melakukan operasi dan memberikan edukasi tentang pentingnya protokol kesehatan, terutama memakai masker.

Lurah Penfui, Fransisko Dugis, pada kesempatan yang sama menjelaskan rata-rata warga di kelurahan Penfui sudah memiliki kesadaran untuk menggunakan masker.

Untuk itu, bersama tim gabungan terus memantau pergerakan orang-orang dari wilayah luar yang ingin masuk ke Kota Kupang, melalui wilayah Penfui.

Kata Frans, pada prinsipnya pihak kelurahan sangat mendukung langkah yang diambil pemkot kupang. 

"Kami akan terus melakukan kegiatan operasi sesuai petunjuk yang ada. Untuk itu sebagai pemimpin di keluarahan Penfui saya berharap masyarakat untuk mengikuti aturan protokol kesehatan demi keselamatan bersama. Karena di wilayah Penfui ada titik-titik rawan seperti di pasar Penfui dan di kantor pelayan BRI," tuturnya.

Ketua Karang Taruna Penfui, Jefri Tapobali, mengatakan wabah Covid-19 di kota Kupang terus meluas karena ada banyak OTG (Orang Tanpa Gejala), sehingga diperlukan kewaspadaan dari pribadi masing-masing untuk tetap menjaga imun tubuh dan mematuhi protokol kesehatan jika melakukan aktifitas di luar rumah.

Ia mengajak anak muda untuk sama-sama menjaga agar penyebarluasan Covid-19 tidak meningkat dengan melatih kedisiplinan diri dengan taat pada protokol kesehatan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati). 

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved