Dirut BOPLBF Sebut Menteri Sandiaga Ingatkan Untuk Kembangkan Ekraf
pentingnya mengisi pengembangan pariwisata di Labuan Bajo dengan pengembangan ekonomi kreatif (ekraf).
Penulis: Gecio Viana | Editor: Rosalina Woso
Dirut BOPLBF Sebut Menteri Sandiaga Ingatkan Untuk Kembangkan Ekraf
POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO -- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno melakukan kunjungan ke Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Jumat (8/1/2021).
Menurut Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF), Shana Fatina, Menteri Sandiaga konsisten mengingatkan pentingnya mengisi pengembangan pariwisata di Labuan Bajo dengan pengembangan ekonomi kreatif (ekraf).
Shana menuturkan, Menteri Sandiaga Uno menilai ekraf menjadi hal utama yang harus dikembangkan, sebab dengan meningkatkan ekraf dapat mengembangkan ekonomi masyarakat, terlebih dalam masa pandemi Covid-19.
"Dia (Menteri Sandiaga) takjub dengan perkembangan di Labuan Bajo, kemudian mengingatkan terus kepada kita bagaimana mengisi dengan mengembangkan Ekraf, karena ekraf itu yang utama dapat mengembangkan ekonomi masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, dalam pengembangan sektor pariwisata di Labuan Bajo, hal utama yang dilakukan yakni mengfokuskan pada penerapan protokol kesehatan.
Protokol kesehatan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak serta tidak berkerumun wajib dilakukan setiap orang.
"Pertama fokus kita pada protokol kesehatan, kemudian setelah itu baru kita bisa buka destinasi dan wisatawan yang datang ke sini jadi kita punya PR besar untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin industri pariwisata di Labuan Bajo," katanya.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Sandiaga Uno berpesan protokol kesehatan 3 M harus dilakukan secara disiplin tanpa toleransi, Kamis (7/1/2021).
Protokol kesehatan 3 M yang dimaksud Menteri Sandiaga yakni memakai masker, mencuci tangan serta menjaga jarak dan kerumunan.
"Saya selalu berpesan, protokol kesehatan 3 M harus kita lakukan secara disiplin tanpa toleransi, karena mustahil sisi pariwisata kita bangkit," katanya usai melakukan kunjungan ke penataan KSPN Kawasan Puncak Waringin Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Provinsi NTT.
Menurutnya, masyarakat di Indonesia termasuk di Labuan Bajo yang berprofesi dalam bidang pariwisata dan ekonomi kreatif sangat terdampak pandemi Covid-19, sehingga protokol kesehatan harus dilakukan demi perbaikan sektor tersebut.
"Masyarakat di sini (Labuan Bajo) sangat terdampak, karena pariwisatanya turun terjun bebas dan mereka berharap di 2021 ini menjadi awal kebangkitan, karena kita akan berjuang agar sektor pariwisata ekonomi kreatif ini dengan 30 juta lebih masyarakat yang bergantung di dalamnya bisa lebih kita berikan perlindungan dan pemberdayaan," tegasnya.
Selain itu, lanjut Menteri Sandiaga, proses penyiapan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super prioritas terus dikerjakan serta koordinasi Kemenparekraf dengan pihak yang terkait sangat strategis.
Dalam masa pandemi Covid-19 ini, pihaknya memastikan destinasi bukan hanya siap secara infrastuktur dan interkoneksi, tapi juga produk-produk ekonomi kreatif, layanan, SDM dan kalender of events
Baca juga: Pelatihan 200 Tenaga Vaksinator, Gubernur NTT : Puskesmas & Rumah Sakit Harus Disiapkan Dengan Baik
Baca juga: Cara Tukar Kode Redeem PUBG Hari Ini Januari 2021 Dapat Skin Pistol UMP9 dan Pakaian Legendaris Baru
"Dan kita lihat tadi di puncak Waringin pengerjaannya sudah hampir 100 persen selesai, namun perlu banyak investasi sehingga saya mengajak kadin di sini untuk menambah jumlah kamar hotel, restoran dan tempat layanan untuk para wisatawan baik dalam negeri dan luar negeri, tentunya setelah pandemi Covid-19 ini kita bisa atasi," katanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)