Breaking News:

Pemkab Malaka Serahkan SK 80 Persen Untuk 147 CPNS

Setelah melewati tahapan Seleksi Kompetensi Dasar ( SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang ( SKB) sebanyak 147 CPNS di Kabupaten Malaka

Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Edy Hayong
Beberapa CPNSD di Malaka yang telah menerima SK 80 persen dari Pemkab Malaka, Jumat (8/1/2021). 

POS-KUPANG.COM | BETUN---Setelah melewati tahapan Seleksi Kompetensi Dasar ( SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang ( SKB) sebanyak 147 Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS) di Kabupaten Malaka sejak Kamis (7/1/2021) sampai Jumat (8/1/2021) menerima Surat Keputusan (SK) 80 persen dari Pemerintah Kabupaten Malaka melalui Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia ( BKPSDM) Kabupaten Malaka.

Pembagian SK dilakukan selama dua hari secara bertahap dimana sehari sebelumnya untuk tenaga guru dan selanjutnya diikuti hari sesudahnya tenaga teknis dan kesehatan.

Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Malaka, Veronika Flora Fahik, SE, MM menyampaikan ini melalui Kepala Bidang Pengadaan Pemberhentian dan Penilaian Kinerja, Kristina Yunita de Rahu, S.ip yang didampingi Kepala Sub Bidang Pengadaan dan Pemberhentian, Handry F.O Manek, ST di Betun, Jumat (8/1/2021).

Dikatakan Kristina, Rincian formasi awal sebanyak 158 orang yang terdiri dari tenaga guru sebanyak 58 orang , kesehatan 55 orang dan teknis 45 orang. Namun setelah diintegrasikan SKD dan SKB maka yang memenuhi passing grade sebanyak 147 orang dan lainnya tidak memenuhi passing grade.

Baca juga: Pemerintah Desa Mata Air Terus Membenahi Kawasan Wisata Sulamanda

"Karena itu yang berhak untuk menerima SK 80 persen selama dua hari ini sebanyak 147 orang," kata Kristina.

Menurutnya, total Keseluruhan penerima SK 80 Persen sebanyak 147 orang sesuai dengan keputusan BKN yang ditindaklanjuti dengan Surat keterangan kelulusan dalam hal ini oleh Bupati Malaka.

Lanjutnya lagi, kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari dengan selalu menerapkan protokol kesehatan covid 19.

"Kita laksanakan selama dua hari dengan selalu menerapkan protokol kesehatan covid 19. Jadi kita atur per jam yaitu setiap satu jam itu kita atur 10 orang yang menerima SK 80 persen," tambahnya.

Dikatakannya lagi, setelah mereka terima SK 80 persen atau SK CPNS mereka masing-masing harus melaporkan diri ke instansi terkait dan mereka akan bekerja seperti biasa sesuai arahan dari pimpinan instansi masing-masing.

Terkait dengan tindakan lanjutan untuk menuju SK 100 persen yang biasanya peserta CPNS harus mengikuti kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) menurut Kristina pihaknya masih menunggu instruksi dari Balai Diklat Provinsi NTT.

"Kita hanya sesuaikan saja dengan instruksi dari Balai Diklat Provinsi karena mereka adalah penyelenggara. Kita hanya mengirim peserta dari sini. Karena jadwal dan aturannya dari sana," jelasnya.

Pihaknya berharap bagi peserta CPNS yang sudah menerima SK 80 persen agar dapat bekerja sesuai dengan tanggung jawab sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang baik.

"Kita berharap agar mereka dapat bekerja sesuai dengan tanggung jawab sebagai seorang Aparatur Sipil Negara yang baik dengan selalu mengedepankan loyalitas, kedisiplinan dan berintegritas," pinta Kristina.

Sementara itu salah satu peserta CPNS penerima SK 80 persen Erni Yanti Pandie, S.Pd.K yang ditemui wartawan mengatakan dirinya sangat bersyukur atas perjuangannya selama mulai dari tahap seleksi SKD, dan SKB dapat membuahkan hasil yang baik sehingga hari ini dapat menerima SK 80 persen.

"Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan karena atas penyertaan selama ini sehingga saya dapat melewati setiap tahapan proses seleksi dan hari ini dapat menerima SK 80 persen. Saya juga berterimakasih kepada pihak BKPSDM yang sudah memberikan SK 80 persen kepada kami," ungkap Erni Pandie. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayong)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved