Alumni Spensa 84 Bagi Kasih dengan 100 Janda, Duda dan Eks Guru Mereka

Alumni SMP Negeri 1 Kupang angkatan 1984 atau Spensa 84 luar biasa berbagi kasih dengan 100 janda, duda dan mantan guru mereka.

POS-KUPANG.COM/NOVEMY LEO
Alumni SMP Negeri 1 Kupang angkatan 1984 atau Spensa 84 Luar Biasa bersama penerima bantuan dalam acara Natal Bersama di Kupang, NTT, Jumat (18/12/2020) 

POSKUPANGWIKI.COM -  Alumni SMP Negeri 1 Kupang angkatan 1984 atau Spensa 84 luar biasa berbagi kasih dengan 100 janda, duda dan mantan guru mereka.

Kegiatan bertajuk berbagi kasih tanpa batas digagas Wiwik Wijayanti dan Nurul Nurhaida Saleh dalam acara Natal Bersama Alumni Spensa 84 luar biasa dengan tema mereka akan menamakanNya Imanuel, Jumat (18/12/2020).

Turut mensuport kegiatan kemanusiaan itu mantan Wakapolda NTT, Irjen Joni Asadoma yang juga adalah alumni Spensa 84, Mantan Kapolres Kupang, Anton Nugraha serta alumni lain dan sejumlah pihak.

Ibadah Natal bersama yang dihadiri puluhan alumni Spensa 84 luar biasa, orangtua, janda dan duda itu dipimpin Pendeta Eti Maranduri, S.Th. Hadir juga Pendeta Markus Raga. 

Sebelumnya alumni Spensa 84 melakukan traveling ke Kabupaten Rote Ndao.

“Saya membuat grup WA dan menjaring alumni lain agar bisa tetap bersilahturahmi dan melakukan hal-hal positif untuk masyarakat dan daerah. Saya lakukan dengan hati yang ikhlas, menggalang dana dan melakukan kegiatan ni," kata Wiwik yang berdomisili di Amsterdam ini. 

Nama Alumni Spensa 84 luar biasa adalah singkatan dari Alumni SMP Negeri 1 Kupang angkatan 1984. "Kata luar biasa dipilih untuk memotivasi agar kedepan kami bisa melakukan hal-hal positif yang luar biasa," kata Nurul.

Alumni SMP Negeri 1 Kupang angkatan 1984 atau Spensa 84 Luar Biasa bersama penerima bantuan dalam acara Natal Bersama di Kupang, NTT, Jumat  (18/12/2020)
Alumni SMP Negeri 1 Kupang angkatan 1984 atau Spensa 84 Luar Biasa bersama penerima bantuan dalam acara Natal Bersama di Kupang, NTT, Jumat (18/12/2020) (POS-KUPANG.COM/NOVEMY LEO)

Kegatan berbagi kasih tanpa batas kali ini, alumni Spensa 84 luar biasa memberikan bantuan sembako bagi 100 orang masyarakat yang layak menerima.

Yakni para fakir miskin, janda, duda baik yang adalah alumni Spensa 84 atau masyarakat lain dan juga mantan guru Spensa 84.

"Untuk saat ini kami baru mendata 3 mantan guru Speksa 84 yakni ibu Simamora, Mawikere dan Umar. Para duda janda yang adalah alummni Spensa juga kami jangkau.

Dalam acara natal ini secara simbolis kami menyerahkan bantuan kepada 10 masyarakat, dan 90 masyarakat lain akan didatangi Sabtu 19 Desember 2020," kata Nurul.

Wiwik Wijayanti (kanan) dan Nurul Nurhaida Saleh (kiri) Alumni SMP Negeri 1 Kupang angkatan 1984 atau Spensa 84 Luar Biasa dalam acara Natal Bersama di Kupang, NTT, Jumat (18/12/2020) (POSKUPANGWIKI.COM/ NOVEMY LEO)
Wiwik Wijayanti (kanan) dan Nurul Nurhaida Saleh (kiri) Alumni SMP Negeri 1 Kupang angkatan 1984 atau Spensa 84 Luar Biasa dalam acara Natal Bersama di Kupang, NTT, Jumat (18/12/2020) (POSKUPANGWIKI.COM/ NOVEMY LEO) (POS-KUPANG.COM/NOVEMY LEO)

Wiwik berharap alumni Spensa 84 bisa tetap bersama-sama melakukan kegiatan kemanusiaan dan terus terhubung di grup alumni.

"Mari teman alumni ayo bersama-sama melakukan hal seperti yang kami lakukan saat ini. Karena masih banyak warga Kota Kupang yang perlu diperhatikan. Kalau bisa," kata Wiwik yang beragama muslim ini .

Dalam pesan natalnya, Pendeta Eti Maranduri, S.Th mengajak para Alumni solid dan tetap menggelar kegiatan sosial seperti ini. 

Pendeta Eti juga meminta para alumni tetap menjaga kesehatan di tengah pandemi Covid-19 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan serta terus berdoa agar Tuhan selalu melindungi.

"Yesus Kristus sang bayi Natal itu akan melindungi kita. Yang penting kita memintaNYa untuk hadir menjaga kita semua. Terimakasih adik-adik Alumni Spensa 84 yang sudah mau berkumpul merayakan natal dan berbagi dengan sesama," kata Pendeta Eti yang juga adalah alumni Spensa 84.

Pendeta Eti mengatakan saat masih duduk di bangku SMP setiap orang tidak tahu hidupnya akan berlangsung seperti apa kedepannya. Namun apapun kondisi kehidupan saat ini, setiap alumni mesti terus optimis dan berperan untuk masyarakat dan daerah dengan berbagi kepada sesama.

"Mungkin ada yang sekarang sudah jadi bos, atau jadi orang biasa saja, atau mungkin belum beruntung. Tapi mari semua kita bergandengan tangan saling memperhatikan. Yang sudah diatas jangan lupa yang dibawah dan yang masih dibawah jangan minder berkumpul saat ada undangan. Karena dengan berkumpul kita bisa saling mensuport dan membuat program bersama yang bermanfaat bagi kita dan juga orang lain," pesan Pendeta Eti.

Masyarakat Oesapa mengikuti acara Natal bersama Alumni SMP Negeri 1 Kupang angkatan 1984 atau Spensa 84 Luar di Kupang, NTT, Jumat  (18/12/2020) malam
Masyarakat Oesapa mengikuti acara Natal bersama Alumni SMP Negeri 1 Kupang angkatan 1984 atau Spensa 84 Luar di Kupang, NTT, Jumat (18/12/2020) malam (POS-KUPANG.COM/NOVEMY LEO)

Pendeta Eti Maranduri juga berpesan agar setiap alumni bisa rendah hari dan memiliki kerendahan dan ketulusan hati serta tidak melupakan sesama teman, juga guru dan masyarakat sekitarnya.

Ketua panitia, Roy Ludji Nguru berharap perayaan Natal bersama menjadi kegiatan rutin Spensa 84 setiap tahun termasuk memperingati hari-hari besar keagamaan lainnya.

“Para panitia erdiri dari umat Muslim dan Kristen. "Bahkan penggagas ibu Wiwik dan tuan rumah, ibu Nurul adalah umat muslim. Para alumni, tanpa kalian, hal ini tidak akan ada. Kita semua Spenssa 84 sangat luar biasa," puji Roy.

Roy Ludji Nguru Panitia Natal Alumni SMP Negeri 1 Kupang angkatan 1984 atau Spensa 84 Luar Biasa dalam kegiatan Natal Bersama di Kupang, NTT, Jumat (18/12/2020)
Roy Ludji Nguru Panitia Natal Alumni SMP Negeri 1 Kupang angkatan 1984 atau Spensa 84 Luar Biasa dalam kegiatan Natal Bersama di Kupang, NTT, Jumat (18/12/2020) (POS-KUPANG.COM/NOVEMY LEO)

Roy berharap penerima bantuan bisa memanfaatkan bantuan dengan sebaiknya. Roy menyampaikan terimakasih kepada setiap Alumni Spensa 84 yang dengan perannya masing-masing telah menyukseskan kegiatan ini. "Saya juga berterimakasih kepada para sponsor dalam kegiatan ini," kata Roy.

Disaksikan Pos Kupang Sabtu (19/12/2020) siang, para alumni yang dibagi menjadi beberapa kelompok menemui 90 masyarakat lain di sejumlah keluarga di Kota Kupang yang sebelumnya telah didata untuk menerima bantuan dari Alumni Spensa 84.  (vel) 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved